BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemkab Purbalingga menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat di tiga kecamatan, yakni Kecamaan Kaligondang, Kejobong dan Karangreja. Ini dilakukan demi mengantisipasi berkurangnya stok beras di tengah masyarakat akibat musim kemarau dan bencana kekeringan.

Beras tersebut dibagikan mulai tengah pekan ini  di 12 desa di kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga. Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto berkata, penyaluran beras CBP dilalokasikan untuk warga masyarakat yang kesulitan air ketika musim kemarau tiba, serta wilayah yang tidak bisa ditanami bahan pangan, berupa padi.

“Dengan adanya penyaluran beras ini, akan memberikan manfaat yang besar, bagi seluruh masyarakat, khususnya, desa di wilayah Kecamatan Kejobong, yang sebagaian wilayahnya mengalami kekeringan akibat datangnya musim kemarau. Sehingga dengan pemberian beras ini, agar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati di Desa Kedarpan, Kejobong.

Bupati Sukento juga berharap, agar masyarakat diminta untuk bersabar dalam mengadapi kedaan yang menimpanya, karena pemkab tidak akan membiarkan warganya dari segala permasalahan yang ada di masyarakat.Selain itu, kegiatan penyaluran CBP  tersebut, tidak ada kaitannya dengan kampanye jelang masa jabatanya yang akan segera berakhir.

Kepala Badan Penyuluhan Ketahanan Pangan (BP2KP) Purbalingga Lili Purwati menuturkan, penerima bantuan beras adalah wilayah yang dinilai oleh pemkab sebagai kawasan langganan krisis air bersih saat musim kemarau, serta rawan kekurangan pangan.

Lily mengemukakan, untuk Kecamatan Kejobong, diberikan  bantuan beras untuk 3947 kepala keluarga di 12 Desa, sebesar 59.200 Kilogram. Untuk 6.667 KK di Kecamatan Kaligondang, dibagikan 100.000 Kg beras dan untuk 603 KK di Kecamatan Karangreja, disalurkan 18.090 Kg beras.

BANGKIT WISMO