Pawarta

130 Rumah Tak Layak Huni Dapat Hibah Rp 10 Juta

BRALING.COM, PURBALINGGA – Sebanyak 130 unit rumah di Kota Braling yang terkategori tidak layak huni mendapatkan bantuan untuk melakukan perbaikan rumah. Masing-masing rumah mendapat bantuan hibah senilai Rp 10 juta.

Yang mana 100 rumah menggunakan dana Hibah Dalam Negeri Program Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS), sedangkan 30 rumah mendapat uang dari APBN. Total anggaran yang mengalir ke rekening kelompok untuk rehab rumah senilai Rp 1,3 miliar.

Kasi Kesejahteraan Sosial pada Dinsosnakertran Purbalingga Rini Widayati menuturkan, karena merupakan program Hibah, maka waktu pengerjaan bedah rumah harus selesai dalam waktu 1 bulan, atau akhir bulan November harus sudah 100%.

Kriteria penerima dana hibah rehab rumah, Rini menjelaskan, adalah warga miskin dengan rumah yang tidak layak huni, masih usia produktif, menempati tanah milik sendiri dan diusulkan oleh pemerintah desa. Semua dana dari pusat tersebut langsung ditranfer ke rekening kelompok melalui BRI.

Disamping bantuan perbaikan dalam program Usaha Kesejahteraan Sosial, juga ada bantuan sarana lingkungan. Hanya saja bantuan sarana lingkungan ini diberikan bagi desa penerima program tersebut masing-masing desa senilai Rp 50 juta.

Rini berkata, dana hibah ini merupakan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan saat ini sudah dikerjakan dengan prosentase 70% dan berharap akhir November sudah selesai, khususnya yang berasal dari dana hibah dalam negeri.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *