BRALING.COM, PURBALINGGA – DPC PDIP Purbalingga akhirnya turun tangan dalam sengkarut masalah pengadaan mobil baru untuk 20 pejabat eksekutif dan empat untuk pimpinan DPRD Purbalingga. Partai Berlambang Banteng itu siap menegur Ketua DPRD dan juga Bupati Purbalingga.

“Kami mendapatkan laporan bahwa di RAPBD 2015 Pemkab dan DPRD mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 20 unit mobil dinas bagi pejabat eksekutif dan empat mobil dinas bagi Pimwan. Ini sangat memprihatinkan. Kami pikir pengadaan mobil dinas baru belum saatnya dilakukan,” kata Sekretaris DPC PDIP Purbalingga, HM Ichwan SH, Kamis 6 November 2014.

DPC PDIP Purbalingga merasa berhak menegur Ketua DPRD karena Tongat adalah kader PDIP sedangkan Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto adalah bupati yang diusung PDIP. Seperti diketahui, dalam pilkada sebelumnya, Sukento adalah Wabup yang berpasangan dengan Bupati Heru Sudjatmoko.

Menurut Ichwan, seharusnya RAPBD 2015 diprioritaskan untuk pembangunan yang menyentuh masyarakat .  Saat ini banyak proyek pembangunan fisik di Purbalingga yang belum terlaksana. “Jika RAPBD 2015 digunakan untuk pembelian mobil dinas baru ini sama saja anggaran yang dialokasikan tidak pro rakyat,” kata Ichwan.

Selain itu juga bisa diprioritaskan untuk peningkatan kesejahteraan perangkat desa, perbaikan sarana irigasi dan pengembangan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM). Oleh karena itu pihaknya akan segera memberikan  teguran secara tertulis kepada bupati dan Ketua DPRD terkait rencana pengadaan mobil dinas baru.

Dia mengharapkan agar kedua pejabat tersebut bisa  menangguhkan rencana itu dan menghapuskannya dari RAPBD tahun 2015. “Kami berharap alokasi anggaran pengadaan mobil dinas baru bisa dihapus dari RAPBD tahun 2015,” lanjut Ichwan.

Ketua Dewan Pertimbangan Cabang (Depercab) DPC PDIP Purbalingga Trisnanto Srihutomo mengatakan pihaknya meminta agar jajaran struktural partai yang ditugaskan di lembaga legislatif dan eksekutif bisa menerapkan pola pemerintahan yang pro rakyat.

Usulan pengadaan mobil dinas baru disebut Trisnanto, sangat melukai rasa keadilan masyarakat. “Saya sangat mendukung apabila DPC PDIP bersikap tegas terhadap masalah ini. Jangan sampai petugas partai yang ada di eksekutif dan  legislatif malah tidak pro rakyat,” ujarnya.

Bupati Sukento Rido Marhaendrianto belum bersedia berkomentar terhadap masalah tersebut. Sementara Ketua DPRD Tongat SH mengatakan dia akan mematuhi instruksi partai. Apabila partainya menolak rencana pengadaan mobil dinas baru, dia akan mematuhinya.

BANGKIT WISMO