BRALING.COM, PURBALINGGA – Fraksi PDI Perjuangan (FPDIP) DPRD Purbalingga tetap kukuh untuk meminta agar rencana pengadaan empat mobil dinas baru untuk Pimpinan Dewan (Pimwan) ditunda. Mereka menilai alokasi anggaran pengadaan sebesar Rp 1,6 Miliar sangat menghambur-hamburkan dana rakyat.

“Pengadaan mobil baru Pimwan belum jadi prioritas.  Jangan menghambur-hamburkan anggaran.Lebih baik anggarannya digunakan untuk pembangunan yang menyentuh masyarakat secara langsung,” kata Ketua FPDIP Hj Utik Andrawati, Selasa 4 November 2014.

Utik berjanji akan berkomunikasi dengan Ketua DPRD Tongat SH mengenai masalah tersebut. Tongat adalah anggota FPDIP. Menurutnya saat ini Pimwan dan anggota dewan baru saja dilantik. Menurutnya belum saatnya untuk menuntut fasilitas baru. “Pimwan saat ini memiliki mobil dinas jenis Toyota Inova,” kata dia.

FPDIP juga akan menyampaikan sikap tersebut kepada bupati. Menurutnya anggaran untuk pengadaan mobil dinas Pimwan bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur yang sempat tertunda. PDIP akan menginventarisir mengenai pembangunan infrastruktur yang jadi prioritas.

“Kami bukan berarti semata mata menolak pengadaan mobil dinas baru untuk Pimwan. Kami hanya meminta untuk ditunda dulu. Nanti saja di tahun anggaran berikutnya. Karena menurut kami saat ini belum mendesak,” kata Utik.

Seperti diketahui, Koalisi Merah Putih di DPRD Purbalingga yakni Fraksi Partai Golkar (FPG), Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Amanat Nasional (FAN), Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) dan Fraksi Persatuan Demokrat (FPD) memilih untuk mendukung pengadaan mobil sport untuk pimpinan dewan. Menurut mereka semua sudah aturan dan kebutuhan.

BANGKIT WISMO