Plesir

Lembah Asri yang Semakin “Nyes” di Hati Wisatawan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Wisatawan kian jatuh cinta dengan  kawasan Agrowisata Lembah Asri di Desa Serang, Kecamatan Karangreja. Rata-rata jumlah kunjungan pada akhir pekan mencapai 1.000 orang. Agro wisata ini menyajikan potensi wisata utama berupa petik stroberi outbond, wisata berkuda, ATV, kids farmer, tracking dan camping ground.

Kepala Desa Serang Sugito menuturkan seiring dengan semakin dikenalnya destinasi wisata di Purbalingga, wisata agro desa Serang terkena imbas positifnya. Wisatawan dari luar kota cenderung ingin menikmati udara segar di kaki Gunung Slamet sembari bersantai dan menikmati stroberi langsung di kebun.

“Dari catatan jumlah pengunjung ke desa kami, pada setiap akhir pekan, sabtu – minggu bisa mencapai 1.000 orang. Pekan lalu saja juga ada wisatawan dari mancanegara yang sengaja mengunjungi desa kami,” tutur Sugito disela-sela pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Balai Desa Serang, Selasa 4 November 2014.

Untuk menikmati wisata di Desa Serang, tidak perlu mengeluarkan biaya mahal. Bahkan, Pokdarwis pengelola agro wisata Lembah Asri hanya memungut biaya parkir kendaraan saja. Wahana lain bisa dinikmati sesuai keinginan. Misalnya, untuk ke kebun stroberi cukup mengeluarkan Rp 15 ribu dan makan sepuasnya di kebun.

Jika ingin membawa pulang, per kilogram stroberi cukup membayar Rp 25 ribu. Wahana lain seperti naik kuda cukup 10 ribu dengan berkeliling kebun. Kemudian naik ATV seharga Rp 12 ribu. “Wisatawan juga bisa bersantai bersama keluarga sembari menikmati rerimbunan pohon pinus dan udara yang sejuk,” jelas Sugito.

Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora Purbalingga, Ir Prayitno MSi menuturkan, Dinburparpora akan memberikan bimbingan dan dukungan dalam pengembangan Desa Serang menjadi destinasi wisata yang dapat menggerakkan perekonomian desa.

Bimbingan yang diberikan antara lain bimbingan pengelolaan homestay, pelatihan pemandu wisata, pelatihan outbond, bimbingan pembuatan souvenir, kelembagaan Pokdarwis, penyusunan paket wisata dan kampanye sadar wisata, fasilitasi seni atraksi wisata serta sejumlah kegiatan peningkatan SDM lainnya.

“Pemkab juga memberikan fasilitasi berupa stimulan dana hibah untuk pengembangan Pokdarwis dan juga membantu penyusunan masterplan pengembangan kawasan Lembah Asri,” kata Prayitno.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *