BRALING.COM, PURBALINGGA – Pimpinan DPRD Purbalingga periode 2014-2019 yang terdiri dari satu orang ketua dan tiga orang wakil ketua, diusulkan untuk mendapatkan mobil dinas baru. Usulan tersebut dan dianggarkan dalam RAPBD tahun 2015 yang saat ini sedang dibahas bersama antara eksekutif dan legislative.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purbalingga, Karseno, kepada wartawan, membenarkan hal tersebut. Kendati tidak muncul di KUA PPAS tahun 2015 yang sedang dibahas, namun sinyal positif untuk pengadaan mobil dinas baru untuk pimpinan dewan sangat kencang.

“Tidak tanggung-tanggung mobil baru yang diusulkan adalah jenis Mitshubishi Pajero Sport. Anggarannya sekitar 1,6 Miliar,” ungkap Karseno. Sebagai anggota Banggar, ia sangat menyesalkan mengapa ada usulan pengadaan mobil dinas baru bagi pimpinan dewan.

Saat ini menurutnya mobil jenis Kijang Inova yang digunakan pimpinan dewan masih dalam kondisi bagus. Dia malah cenderung mengusulkan agar alokasi dana untuk pengadaan mobil baru pimpinan dewan tersebut dialihkan untuk kebutuhan lain yang mendesak.

Karseno mengaku mendapatkan informasi bahwa inisiatif pengadaan mobil dinas baru bagi pimpinan dewan datang dari pihak eksekutif. Jika memang ada tawaran seperti itu dia mengharapkan agar pimpinan dewan bisa bersikap tegas, dengan menolaknya.

Saat ini yang terpenting adalah bagaimana menjalankan tugas secara optimal. Kondisi mobil dinas yang digunakan saat ini juga masih layak. “Jangan dulu ada mobil dinas baru. Lebih baik dana digunakan yang lain untuk masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Tongat juga mengaku terkejut dengan adanya pengadaan mobil dinas baru bagi pimpinan dewan. Pasalnya dia tidak pernah mengusulkannya kepada eksekutif. Dia akan berupaya melakukan pengecekan terkait masalah tersebut. Menurutnya pengadaan mobil dinas baru pimpinan dewan menjadi masalah yang sensitive.

“Akan saya cek. Siapa yang mengusulkan. Jika memang eksekutif yang mengusulkan kami akan berupaya meminta untuk menolaknya. Itu belum jadi prioritas,” imbuhnya.

BANGKIT WISMO