BRALING.COM, PURBALINGGA – Anak punk yang sedang duduk di perempatan Bancar, Kecamatan Purbalingga, kalang kabut saat satu mobil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berhenti di hadapan mereka, Senin (4/11) pagi. Sempat terjadi kejar-kejaran antara anak punk dengan petugas.

Satu dari mereka berhasil diamankan oleh petugas. Dan beruntung, karena dia sempat diteriaki copet oleh tukang becak yang mangkal di perempatan tersebut. Anak itu bernama Febri Santosa (20), warga Desa/Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Purworejo. Febri lalu dibawa ke kantor Satpol PP.

Pemuda yang bekerja sebagai buruh bangunan di Yogyakarta itu, mengaku baru seminggu menjadi anak punk. Kedatangannya ke Purbalingga karena mendapat undangan dari anak punk Purbalingga. Ia dan kawan-kawannya datang ke Purbalingga dengan cara menumpang truk yang melintas.

Darinya, petugas Satpol PP mendapati dompet berisi tanda pengenal berupafoto kopi KTP, foto kopi piagam penghargaan. Juga kaca mata, ponsel, pisau cukur, charger, jam tangan dan isolasi.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi (Dalpos) Satpol PP Purbalingga, Teguh Sungkono berkata, Satpol PP terus melakukan penertiban anak punk yang berada di wilayah kota Purbalingga. Sebab adanya anak punk di jalanan tersebut dinilai meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban kota.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •