Pawarta

Surat untuk Bupati dari Alvin Priyanto

Purbalingga,    November 2014

Yth, Bapak Bupati Purbalingga

Bapak Drs. H. Sukento Ridho Marhaendrianto

Di Purbalingga

 

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Seiring surat ini saya buat, saya harap bapak dan sekeluarga selalu dalam keadaan sehat wal’afiat tanpa halangan suatu apapun. Terima kasih saya ucapkan atas kesempatan yang bapak berikan kepada rakyat Purbalingga untuk menuliskan surat kepada bapak Sukento untuk kemajuan Purbalingga di masa depan.

Izinkanlah saya seorang remaja yang bernama Alvin Priyanto yang lahir di Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar menyampaikan sebuah harapan Purbalingga di masa depan. Berhubung saya tinggal di desa, yang identik dengan keasrian dan kesejukan. Saya sudah mulai tidak nyaman lagi tinggal di desa. Permasalahan utamanya adalah SAMPAH dan KEBERSIHAN LINGKUNGAN.

Bapak Bupati yang saya hormati,

Di desa saya, banyak sekali orang berebut lahan kosong untuk membuang sampah mereka. Tanpa ada upaya untuk mendaur limbah ataupun membakarnya. Sehingga, banyak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang kotor, bau, dan tercemar. Tidak sedikit juga orang yang dengan sengaja lewat menggunakan motor membawa plastik yang penuh sampah lalu membuangya di sungai. Sungguh keadaan yang cukup buruk, dan tidak bisa dipikirkan lagi puluhan tahun yang akan datang. Puluhan tahun mendatang yang akan diwariskan untuk anak cucu kita. Apakah kita rela mewariskan desa yang terkenal asri dan sejuk dengan desa yang penuh sampah & limbah? Dahulu sewaktu saya masih kecil, saya dapat bermain di sungai yang masih jernih dan sejuk, bisa mandi di airnya yang bersih dan segar. Tetapi apa? Sekarang saya melihat sungai untuk menyentuhh airnya pun saya merasa jiji.

Kepada bapak Sukento, saya mewakili warga desa, berharap banyak kepada anda untuk melakukan kebijakan atau menanggulangi masalah tersebut. Mungkin tidak desa kami satu-satunya seperti itu. Itu salah satu contoh dari puluhan desa yang ada di Kabupaten Purbalingga.

Banyak yang mengira kebersihan lingkungan dan masalah sampah itu dari kesadaran diri sendiri. Memang ada betulnya, tetapi bagaimana kalau didalam masyarakat sudah ada kesadaran untuk merawat lingkungan namun tidak didukung dengan fasilitas dan pra sarana yang diberikan oleh pemerintah?

Mungkin dengan mengadakan program kebersihan sungai bersama atau melakukan normalisasi sungai-sungai, membuat TPA atau memakai sedikit dari APBD untuk membuat pra sarana lagi, seperti : Mengadakan truk pemuat sampah yang berkeliling desa untuk mengangkut sampah-sampah yang telah diletakan didepan rumah atau yang sudah dikumpulkan. Sehingga, lingkungan dapat terpelihara dengan baik. Orang-orang akan tertib dalam membuang sampah dan memelihara lingkungan.

Kiranya itu saja yang dapat saya sampaikan. Kepada Bapak, kami berharap itu tidak untuk jadi angan-angan harapan kami saja. Tetapi menjadi sebuah kenyataan yang ada untuk menciptakan PURBALINGGA YANG BERSIH, ASRI, DAN SEHAT.

 

Wassalamualikum wr.wb

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.