Purbalingga ,11 November 2014

Yth. Bapak Drs.H. Sukento

Bapak Bupati Purbalingga

di

Purbalingga

Assalamualaikum wr.wb

Seiring dengan datangnya surat ini semoga bapak sekeluarga dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Terimakasih saya ucapkan,karena bapak telah member ikan kami kesempatan kepada para pelajar Purbalingga untuk menyampaikan aspirasi demi Purbalingga yang lebih maju di masa depan. perkenalkan nama saya Adisetya Dwi Astari dan saya merupakan siswi di SMAN 1 BOBOTSARI. 25 KM jarak rumah saya dari kota perwira. Saya tinggal dipinggiran kota.

Bapak bupati yang saya banggakan,menjadikan kota kelahiran berkembang menjadi lebih maju merupakan impian bagi setiap orang. Begitu juga harapan saya. Kota Purbalingga merupakan salah satu kota yang terkenal akan keindahan dan objek wisatanya. Berkembang pula budayanya. Namun itu ,belum menyempurnakan kota perwira ini. Saya berpendapat demikian karena masih ada kekurangan. Majunya kota Purbalingga belum didukung dengan sumber daya manusianya. Beberapa perusahaan milik luar negeri berdiri ditanah kota ini. Ya itu memang membuka lapangan pekerjaan. Tetapi mengapa menjadi budak dikota sendiri. Lebih baik kita menghimpun dana ,tidak usah terlalu banyak. Seperti menabung setiap hari menyisihkan,kemudian hasil tabungan itu untuk membuat usaha rumah dengan tetangganya. Mungkin itu lebih efektif. Atau kita mengumpulkan orang sukses dari Purbalingga menanam saham bersama . sehingga lahan ini milik kita untuk kita. Kemudian juga ,untuk para petani,kan tidak selamanya mereka akan bekerja disawah,merekapun harus dibekali keterampilan sehingga tidak hanya bergantung pada lahan pertanian.

Bapak bupati yang terhormat, masalah fasilitaspun masih kurang memadai. Saya sering melihat orang yang berjalan dijembatan. Mereka harus sangat berhati hati agar terhindar dari kendaraan yang berlalu lalang. Contohnya dijembatan kedung ula mereka seperti bertaruh nyawa disana. Sebaiknya dibuatkan trotoar. Di jembatan kedung ula itu terlalu sempit tak cukup untuk 2 kendaraan. Belum lagi perawatan untuk jembatan. Itu bukan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah. Tetapi kita harus menyadarkan warga lebih merawat  jembatan karena itu fasilitas umum. Lampu jalanpun kurang ,sehingga jika malam rawan akan kecelakaan. Belum lagi kurangnya rambu rambu lalu lintas dan lampu merah,pagi hari jalan raya di Karanganyar begitu macet disitu terjadi pertumpahan antara pedagang pelajar dan kendaraan juga kurangnya pengatur lalu lintas,kami berharap untuk adanya rambu rambu lalu lintas dan lampu merah.Saya sangat bangga dengan perkembangan kota Purbalingga saya melihat sedang ada pembuatan saluran air dipinggir jalan itu merupakan cara untuk mencegah banjir. Pohonpun kini semakin berkurang,bagaimana juga jika mensosialisasikan tentang penanaman pohon didepan rumah. Pemerintah memberikan bibit pohon yang harus ditanam didepan rumah untuk mengurangi pemanasan global. Dan ada juga cara lain ,lebih memberikan penyuluhan kepada ibu ibu untuk memanfaatkan barang bekas dan itu bisa menambah penghasilan dan meningkatkan ekonomi purbalingga.

Pendidikanpun harus kita soroti,pembanguan SMKN 3 PURBALINGGA itu sangat membantu memperbaiki pendidikankota Purbalingga, namun sangat disayangkan minat untuk bersekolah belum terlalu tinggi masih banyak anak yang tidak melanjutkan sekolah. Sehingga menjadikan para pemuda menjadi pengangguran.Mereka hanya ingin mendpat pekrjaan tanpa melalui pendidikan yang lama.Pendidikan tidak hanya di sekolah. Sesungguhnya pendidikan karakter harus lebih ditanamkan. Budaya jujur harus menjadi pembelajran utama dari dini. Ini merupakan tugas kita semua untuk membangun karakter. Seperti yang saya katakana pertama, purbalingga banyak sekali obyek wisata tetapi itubelum juga didukung dengan kebersihan tempat objek wisata. Kepedulian terhadap sampah belum begitu berkembang dikalangan masyarakat. Juga kurangnya petugas kebersihan. Terkadang ada juga tempat wisata yang seharusnya menjadi tempat bersenag senang malah ada yang mengalami kecelakaan. Itu harus dilengkapi kelengkapan keamanan.

Di bidang budaya, Purbalingga sangat hebat. Nyatanya, disetiap HUT Purbalingga pasti ada karnaval budaya,sayapun pernah mengikuti dengan menampilkan music calung. Kemudian didesa kami,desa pekiringan dinobatkan menjadi desa pariwisata. Dan juga dibangun museum alat alat tradisional. Dulu pernah diadakan pameran seperti budaya tandak lesung, braen,macapat. Tapi itu dilakukan oleh para sesepuh, jarang sekali anak muda yang mau untuk menekuni budaya itu. Ini juga menjadi tugas kita semua untuk menumbuhkan rasa cinta dan melestarikan budaya kita yang begitu ragam. Dan setiap sekolah diberikan alat musik tradisional bukan hanya alat music modern.

Kedepannya saya ingin kota purbalingga menjadi kota “BERKARAKTER,BERBUDAYA,BERSIH DAN BERPENDIDIKAN”. Mari kita bersama menjadikan kota tercinta ini menjadi kota percontohan.

Demikian surat yang saya tulis. Bila terdapat banyak kata yang kurang berkenan,saya mohon maaf yang sebesar besarnya. Atas perhatian dari bapak saya ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum wr.wb

Hormat saya

 

Adisetya Dwi A

SMAN 1 BOBOTSARI