BRALING.COM, PURBALINGGA – Fraksi PDIP dan PKB terus melancarkan penolakan terhadap rencana pengadaan mobil dinas baru bagi Pimpinan Dewan (Pimwan) DPRD Purbalingga. Kedua fraksi tersebut berencana akan mengirimkan surat resmi kepada bupati terkait penolakan terhadap rencana yang sangat didukung Koalisi Merah Putih itu.

“FPDIP minta agar dana untuk pengadaan mobil dinas Pimwan yang baru digunakan untuk yang lain. Kami akan buat rumusan secara rinci,” kata Ketua FPDIP Hj Utik Andrawati, Rabu 5 November 2014. Ia bersikukuh seharusnya dana Rp 1,6 Miliar bisa untuk program lain.

Utik memisalkan, untuk pembangunan Pasar Bobotsari yang  saat ini tertunda karena belum adanya alokasi dana. Selain itu juga bisa digunakan untuk peningkatan kesejahteraan perangkat desa. “Pengadaan mobil dinas belum mendesak. Bisa ditunda tahun depan atau tahun berikutnya lagi,” kata dia menegaskan.

Ketua DPC PKB Slamet Wahidin sudah menginstruksikan Fraksi PKB untuk tegas. Slamet menilai ada indikasi bahwa saat ini eksekutif dan legislative berupaya menggunakan anggaran untuk penggunaan yang tidak tepat. “Pengadaan mobil dinas baru bagi Pimwan merupakan sebuah pemborosan anggaran,” ucap Slamet menilai.

Seharusnya eksekutif dan legislative harus memiliki prioritas dalam penggunaan anggaran. Pembelian mobil dinas baru bagi Pimwan menurutnya sangat tidak relevan.  Jika demikian slogan yang dikedepankan selama ini, bahwa pemkab dan dewan pro rakyat sudah tidak sesuai. “Pembelian mobil dinas baru merupakan upaya pamer kemewahan,” kata Slamet.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •