BRALING.COM, PURBALINGGA – Bupati Sukento Rido Marhaendrianto mengungkapkan bahwa Pemkab Purbalingga sedang bersiap merancang peraturan bupati yang mengatur tentang potensi batu Klawing. “Saya sudah memerintahkan Bagian Hukum untuk menyusun perbub tersebut,” katanya.

Nantinya perbub tersebut bakal mengatur retribusi penambangan batu Klawing, peredaran batu Klawing termasuk nantinya nilai dari batu Klawing tersebut. “Dengan adanya perbup ini, diharapkan Pemkab juga mendapatkan sisi positif dalam hal PAD. Sedangkan bagi masyarakat tambah sejahtera,” kata Sukento. [Baca: Pecinta Batu Akik Klawing? Segera Datang Ke Sini!]

Bupati Sukento menilai harga masih terlalu murah. Sekalipun berbasis hobi, menurut dia, perajin batu akik harus berupaya mendongkrak nilai jual batu Klawing. “Impian saya, minimal dihargai enam digit. Tapi memang harus juga ditingkatkan kualitasnya,” ucapnya. [Baca: Banyak Batu Akik Klawing Masih Diangkut ke Luar Daerah]

Salah satu meningkatkan harga jual batu klawing itu yakni dengan tidak lagi menjual Batu Klawing dalam bentuk bahan atau pun bongkahan.  “Batu Klawing harus dijual dalam bentuk kerajinan. Hal ini akan menambah nilai dari batu Klawing,” kata Sukento.

BANGKIT WISMO