BRALING.COM, PURBALINGGA – Penjualan batu klawing diharapkan semakin moncer. Apalagi, sekarang ini sudah ada Jakarta Klawing Center (JKC) di lantai 3 Pasar Permai Jl. Lorong Permai 104, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

“Dengan adanya kios, penjualan batu klawing semakin meningkat sehingga dibentuklah JKC,” ujar Burhanudin, seorang pecinta Batu Klawing, Selasa 20 Januari 2015.

Dijelaskan, pembentukan dikarenakan adanya tawaran untuk berjualan di Pasar Permai oleh seorang petugas Satpol PP di Jakarta, yang kebetulan asli Purbalingga. Kini sudah ada sembilan kios berjualan batu akik klawing.

Burhanudin berkata masih banyak kios yang ditempati. Aturan mainnya adalah pedagang membayar uang administrasi sebesar Rp 400 ribu dan membayar retribusi Rp 4 ribu perhari pedagang sudah bisa mendapatkan satu kios.

Bupati Purbalinga, Sukento Rido Marhaendrianto menyambut gembira dengan adanya JKC ini, Sukento berharap dengan adanya JKC ini maka gema batu klawing semakin baik di tingkat nasional.

Ia meyakini, pesona Batu Klawing tidak seperti tanaman gelombang cinta atau ikan lohan. “Selain indah, Batu Klawing mempunyai sifat unik, dan ini tidak dimiliki batu batu yang lain,” kata Sukento.

Untuk menjaga nilai batu klawing tetap tinggi maka masyarakat diharapkan dapat menempatkan batu klawing seperti batu permata. Ekploitasi besar-besarany juga tidak perlu dilakukan karena akan menurunkan nilai jual batu itu sendiri.

Pada tahun ini, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM mengucurkan dana sekitar Rp 900 juta untuk UKM Batu Klawing. Bantuan kepada kelompok ini nantinya dalam bentuk alat, etalase dan pelatihan.

BANGKIT WISMO