BRALING.COM, PURBALINGGA – Sebanyak 15 pemandu rafting mendapat pelatihan guide rafting. Pelatihan ini dilakukan demi memastikan kenyamanan dan keselamatan wisatawan minat khusus.

Selain teori, peserta melakukan praktek arus Sungai Klawing yang melintas di Desa Onje, Kecamatan Mrebet. Pelatihan akan dilakukan rutin setiap Selasa dan Kamis.

Ketua tim pelatih Toto Triwindarto menuturkan, pemandu rafting harus menguasai kemampuan pemandu wisata sekaligus teknik rafting. “Jika seorang peandu rafting mampu menguasai teknis rafting, maka para wisatawan yang melakukan rafting akan merasa nyaman,” kata Toto.

Materi pelatihan, mulai dari hal teknis yang kecil seperti cara memegang tongkat dayung, cara menggerakannya, cara mengendalikan arah dan laju perahu, hingga penyelamatan di sungai.

“Kebutuhan pemandu rafting sangat diperlukan seiring dengan meningkatnya wisatawan minat khusus yang ingin menikmati rafting di Sungai Klawing,” kata Toto.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Drs Subeno berkata peningkatan sumberdaya manusia bagi pelaku wisata sangat dibutuhkan seiring dengan kebutuhan wisatawan arung jeram.

Kabid Pariwisata Prayitno menjelaskan pelatihan diikuti oleh 15 peserta yang akan diikutkan memandu rafting yang diselenggarakan oleh manajemen Owabong. “Jika ada wisatawan yang menginginkan rafting, mereka kami terjunkan untuk mendampingi para pemandu lainnya yang sudah terlatih lebih dulu,” kata Prayitno.

BANGKIT WISMO