BRALING.COM, PURBALINGGA – Karaoke Bintang yang berada di pertigaan Jalan Komisaris Noto Sumarsono Purbalingga ditutup paksa oleh Satpol PP Purbalingga. Penyegelan dilaksanakan Senin, 16 Februari 2015 sore.

Kepala Satpol PP Purbalingga Suroto mengungkapkan, penutupan dan penyegelan tempat karaoke milik Agus Purnoto itu terbukti melanggar Perda No 20 tahun 2012 tentang izin gangguan dan retibusi izin gangguan.

Selama ini, Agus cuma memiliki izin tempat usaha makanan minuman, kebugaran dan tour travel. “Izin itu disalahgunakan, seperti dilihat, di sini tidak ada tempat berjualan makanan, tapi tata ruangnya untuk karaoke,” kata Suroto.

“Tempat ini ilegal, karena itu sebagai penegak perda, kami menutup dan menyegelnya,” imbuh Suroto. Penyegelan dilakukan sampai Agus Purnoto memiliki izin dari Kantor Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (KPMPT).

Dalam penyegelan tersebut, Sapol PP didampingi oleh KPMPT, Polsek Purbalingga, Koramil Purbalingga, Pemerintah Kecamatan  Purbalingga, Pemerintah Kelurahan Purbalingga Kidul, dan tokoh masyarakat.

Pelanggan di salah satu ruangan karaoke sempat kaget ketika mereka diminta keluar oleh petugas. “Selain sebagai bentuk penegakan perda, juga menampung aspirasi masyarakat yang menolak adanya tempat karaoke ini,” kata Suroto.

“Kalau didapati segel itu rusak dan operasional karaoke dilanjutkan, maka kami akan menindaknya ke ranah hukum,” tegasnya.

Agus sendiri belum bisa dikonfirmasi. Sebab belum sempat acara penyegelan selesai, yang bersangkutan sudah pergi meninggalkan tempat usahanya. Hanya beberapa karyawan yang berada di lokasi dengan raut wajah kebingungan.

Ketua RT 1 RW 4 Kelurahan Purbalingga Kidul, Amin Muakhor mengatakan, warga sudah menolak sejak awal berdirinya tempat karaoke tersebut. Bahkan warga sudah berembuk akan menggelar aksi agar tempat karaoke itu ditutup.

BANGKIT WISMO