Pawarta

Di Karangmanyar, Seorang Ibu Tewas di Sungai Bersama Anaknya

BRALING.COM, PURBALINGGA – Selasa, 10 Maret 2015 pagi, Warga Kelurahan Karangmanyar, Kecamatan Kalimanah, Eni Martindah, 26 tahun ditemukan tewas di sungai di wilayah Dusun Jebug Karangmanyar bersama anaknya yang berusia 2 tahun, Revan Adi Pratama.

Suami korban, Adi Pratama, 26 tahun mengungkapkan keduanya pergi dari rumah tanpa pamit pada Senin, 9 Maret 2015, pukul 22.00. Karena tak kunjung pulang, Adi kemudian mencarinya dengan dibantu tetangganya.

Namun pada Selasa, Ketua RT setempat, Muslimin menemukan korban telungkup tanpa luka di sungai sedangkan anaknya ditemukan sekitar 300 meter dari ibunya dengan luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

Keduanya kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RS Harapan Ibu, tapi korban ternyata sudah tidak bernyawa. Belum diketahui penyebab kematian korban. Namun diduga korban mengakhiri hidup dengan mengajak anaknya karena permasalahan ekonomi. Menurut pengakuan .

Kepala Polsek Kalimanah Ajun Komisaris Jainul beserta anggotanya serta Tim Inafis Polres Purbalingga yang datang ke lokasi kejadian melakukan identifikasi terhadap mayat korban serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Korban ditemukan di sungai, diduga bunuh diri, motifnya kemungkinan permasalahan keluarga atau perekonomian,” katanya. Korban dimakamkan di pemakaman kelurahan setempat hari itu juga.

Nasib nahas tidak hanya menimpa keluarga Adi. Pada Senin pagi, warga Nashif Aldi Risqi, 5 tahun, warga Desa Karangcengis, Kecamatan Bukateja ditemukan tewas mengapung di kolam. Korban diketahui pertama kali oleh ayaknya, Istiono Puji saat melihat ke belakang rumah.

Kepala Polsek Bukateja, Ajun Komisaris Supono mengatakan, korban diperkirakan terjatuh saat buang air besar di kolam ikan berukuran 7×7 meter dengan kedalaman 1 meter yang jaraknya sekitar 4 meter dari rumah.

“Korban tidak ada yang menemani saat buang air besar. Ibu korban sedang belanja dan ayahnya sedang nonton TV. Kemungkinan korban terpeleset dan jatuh ke kolam lalu tenggelam dan meninggal,” katanya.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.