BRALING.COM, PURBALINGGA – Somad dan Kadir adalah pendukung setia calon kepala desa muda yang digadang-gadang akan membawa perubahan bagi desa. Keteguhan hati dua warga itu pun terancam goyah oleh wuwur tim sukses calon kades lainnya.

Ditawari sejumlah uang oleh tim sukses kades incumbent, Somad tak mau mengkhianati kesetiaannya pada calon kades muda. Sementara Kadir, ragu menolak amplop dengan pemikiran bila sudah di bilik suara, tak ada seorang pun tahu pilihannya.

Cerita itu diangkat oleh Kreasi Anak Negeri (Kenari) Production ekstrakulikuler sinematografi SMK Kutasari dalam sebuah film bertajuk “Coblosan”. Film pendek yang bakal turut dalam Festival Film Purbalingga 2015 itu melibatkan banyak guru di sekolah setempat.

“Tahu anak-anak mau produksi film pendek, saya langsung mengajukan diri menjadi pemain. Penasaran soalnya. Eh, ternyata teman-teman guru yang lain juga pada semangat ingin main. Tidak gampang ternyata, tapi jadi punya pengamalan belajar,” tutur Bangkit Wajar Erawan, guru Bahasa Jawa.

Pengambilan gambar dilakukan pada Sabtu, 21 Maret 2015 dari pagi hingga menjelang sore hari di beberapa lokasi di Desa Metenggeng, Kecamatan Bojongsari.

“Banyak hal yang harus dipersiapkan dengan matang dan butuh kerjasama tim yang baik agar hasilnya juga maksimal,” ujar Putra Sanjaya, sutradara film yang masih duduk di kelas X jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Menurut guru pembina ekskul sinema, Junika Cahyaning Trilastuti, pihak sekolah memang belum melibatkan fasilitator dari luar sekolah untuk mendampingi anak-anak. Ia berharap pembuatan film ini akan memberikan pengalaman bagi siswa.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •