Pilihan

Perusahaan Jepang Datang ke Purbalingga, Apa yang Mereka Incar?

BRALING.COM, PURBALINGGA – Purbalingga kedatangan perusahaan asal Jepang, Yakabe, awal pekan ini. Perusahaan yang berlokasi di Prefektur Fukuoka itu datang ke Kota Perwira hendak untuk mengincar kerjasama pemasaran produk.

Presiden Direktur Yakabe, Atsushige Matsuzaki berkata, mereka menjajagi pemasaran minyak kelapa dan gula kelapa. Pola hidup sehat di Jepang sangat mendukung pemasaran akan produk makanan organik. “Produk makanan alami ini akan kami distribusikan ke seluruh wilayah Jepang,” kata dia.

Namun, produk asal Purbalingga itu harus lebih dulu memenuhi standar mutu kesehatan di Jepang baik. Mulai dari proses pengambilan nira, proses produksi sampai dengan proses pengemasan. “Untuk sekarang kami belum bisa menjual secara luas hanya penjualan kepada individu-individu,” kata dia.

Perusahaan Yakabe sudah mengecek produksi gula di Desa Bojong Kecamatan Mrebet. Namun di sana produksi nira belum memenuhi standar kesehatan Jepang. Atsushige mengatakan standar organik tidak terlalu penting, namun higienitas lebih diutamakan.

Bupati Purbalingga, Sukento Rido Marhaendrianto menuturkan di Purbalingga terdapat 17.000 petani penderas. Dari 17.000 penderes terdapat 3.000 penderes yang telah mengantongi sertifikat organik dari Belanda.

Bupati menyadari pembuatan gula di Purbalingga rata-rata masih menggunakan teknologi manual. “Karena menggunakan teknologi manual, produksi gula Purbalingga belum bisa distandarkan dengan Jepang,” kata Sukento

“Sampai sekarang standar nasional Indonesia (SNI) untuk gula kelapa belum ada, sehingga kita susah untuk mengukur kualitas gula yang baik seperti apa,” kata Kepala Dinas Perindustian Perdagangan dan Koperasi, Agus Winarno menambahkan.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *