BRALING.COM, PURBALINGGA – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Purbalingga, Rabu 29 April 2015, memvonis lima tahun penjara dan denda Rp 60 juta subsider tiga bulan penjara kepada Slamet Pamuji, 22 tahun, warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara.

Slamet terbukti bertindak asusila kepada pacarnya, sebut saja Bunga, 17 tahun, warga Kecamatan Karanganyar hingga tiga kali. Meski mengaku suka sama suka, bapak beristri dengan dua anak itu tetap dapat hukuman sebab Bunga masih di bawah umur.

Putusan yang ditetapkan oleh hakim Nenden Rika Puspitasari, Agustinus Yudi S dan Ageng Priambodo tersebut lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa Adenellah Harto yang menuntut terdakwa enam tahun penjara dan denda Rp 60 juta subsider enam bulan kurungan.

Humas PN Purbalingga, Arief Yudiarto berkata, terdakwa terbukti melanggar Pasal 81 (2) UU No 35 tahun 2014 tentang perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur, junto Pasal 64 ayat 1 KUHP tentang perbuatan yang diulang-ulang.

Terdakwa melakukan tindak asusila terhadap Kuncup sebanyak tiga kali, masing-masing di pekarangan dekat rumah korban dua kali dan di rumah teman korban sekali. Tindakan itu dilakukan pada bulan Oktober, November dan Desember.

Korban dibujuk dulu lalu tindakan asusila itu terjadi. Terdakwa dilaporkan ke polisi oleh orang tua korban. Terdakwa sendiri sudah memiliki istri dan dua orang anak. “Atas vonis tersebut, baik terdakwa maupun jaksa menerima putusan hakim,” kata Arief.

BANGKIT WISMO