Pilihan Plesir

Konsep “Mampir Tapa” Dirintis, Wisawatan Bisa Menikmati Apa Saja?

BRALING.COM, PURBALINGGA – Demi mendukung terwujudnya Purbalingga yang ramah terhadap wisatawan, empat desa di Kecamatan Rembang bersepakat merintis konsep wisata bertajuk “Mampir Tapa”. Empat desa itu adalah Desa Panusupan, Tanalum, Rembang dan Desa Makam.

Konsep ini mengedepankan potensi alam, budaya dan seni masyarakat di empat desa itu. “Ide pengembangan pariwisata bersama ini setelah ada kesepaham bersama antar keempat kepala desa,” kata Kepala Desa Panusupan, Imam Yulianto.

Desa Panusupan bakal mengandalkan wisata religi seperti makam Syech Jambu Karang di bukit Ardi Lawet, wisata seni budaya Dayakan, kothekan Lesung, wisata curug Wana Tirta, dan sejumlah keindahan alam lainnya.

Sementara Desa Tanalum mengandalkan wisata curug dan canyoning. Di Sumampir, ada eco-education di Bank Sampah Resik Mandiri dan kolam renang Kotak Siwur. Sedangkan di Desa Majam sudah ada kerajinan batu akik.

“Jika keempat desa itu bersatu dan tidak ada yang saling bersaing dalam paket wisata yang dijual, maka kami yakin wisata berbasis masyarakat di wilayah Kecamatan Rembang akan bangkit,” kata Imam Yulianto menambahkan.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Purbalingga Drs Subeno SE MSi  mendukung lahirnya konsep itu. “Potensi keempat desa tersebut dengan keunggulannya masing-masing disuguhkan kepada wisatawan,” kata Subeno.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *