Pilihan

Pemprov Jateng Wacanakan TPA Regional, Apa Untungnya?

BRALING.COM, PURBALINGGA –¬†Dengan merujuk pada Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah di Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mewacanakan¬†adanya kemungkinan membuat tempat pengelolaan sampah regional.

“Kami siap memfasilitasi kalau Purbalingga ingin membuat TPA Regional, misalnya bersama kabupaten Banyumas atau lainnya,” kata Muhammad Ali dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah, Senin 13 April 2015.

Muhammad Ali mengatakan hal itu saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Perda Provinsi Jawa Tengah di Operation Room Graha Adiguna Purbalingga. “Ada 22 pasal yang mengatur tentang TPA regional yang dapat dimanfaatkan oleh beberapa kabupaten/kota,” kata dia.

Di Jawa Tengah, sudah ada 5 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional. Diantaranya di Kota Tegal, Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kota Surakarta, dan Kota Magelang. Di Purbalingga sendiri, TPA Banjaran sudah menuai protes warga dan resmi disebut tidak layak serta harus dipindah.

Muhammad Ali menjelaskan, keuntungan bila suatu daerah memberlakukan system pengelolaan sampah TPA Regional. Dari sisi pendanaan, TPA regional dapat dibiayai dari tiga pemerintahan yakni pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota yang melakukan kerjasama.

“Bahkan lembaga-lembaga donor bisa masuk melalui pemerintah pusat. Tetapi kalau dikelola sendiri-sendiri, ya kabupaten/kota itu saja yang harus membiayai pengelolaanya,” jelasnya. Namun, ia tetap menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi antar-elemen terkait.

Kepala Bagian Dokumentasi dan Sosialisasi Hukum pada Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Subarkah Hindiyanto, meminta peserta sosialisasi dapat menyampaikan kepada masyarakat adanya perda Provinsi Jawa Tengah yang mengatur tentang pengelolaan sampah.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *