BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Purbalingga menegaskan akan bahwa mereka selektif dalam menerima pendirian pabrik di Purbalingga. Terutama mengenai masalah ketenagakerjaan.

“Saat ini, pekerja perempuan masih mendominasi sebagai tenaga kerja di semua perusahaan yanga ada di Purbalingga,” kata Kepala Dinsosnakertrans, Ngudiarto. Apalagi, kini banyak tenaga kerja perempuan yang diambil dari kabupaten tetangga.

Dinsosnakertrans akan mendukung perusahaan yang akan menyerap tenaga kerja laki-laki setidaknya 60 persen dari kuota tenaga kerja. “Kalau bisa 60 persen laki-laki dan 40 persen perempuan, kami akan terus mendorong agar investor dapat mempekerjakan tenaga kerja laki-laki,” kata dia.

Tenaga kerja laki-laki di Purbalingga yang bekerja di perusahaan jumlahnya 10.839 orang, sedangkan naker perempuan 31.633 orang. Tenaga kerja asing laki-laki mencapai 67 orang, sementara tenaga kerja perempuan hanya ada empat orang.

BANGKIT WISMO