Pilihan

Mungkinkah Beras Plastik Beredar di Purbalingga?

BRALING.COM, PURBALINGGA – Isu keberadaan beras plastik sedang marak di Indonesia. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Purbalingga pun langsung waspada dengan peredaran beras palsu itu.

“Kami mendapatkan informasi bahwa beras plastik sudah masuk ke Jateng. Makanya kami langsung turun ke lapangan untuk memantau langsung,” kata Kasi Pengawasan Disperindagkop Johan Arifin. Pekan ini, Dinperindagkop Purbalingga melakukan pengecekan ke pasar.

Tim tersebut memantau beberapa pasar tradisional, mulai dari Pasar Segamas hingga Pasar Bobotsari. Sidak tersebut membuat pedagang terkejut. Sejumlah pedagang mengaku mengetahui dari media massa bahwa beras plastik mulai masuk ke pasaran.

“Namun kami yakin beras tersebut tidak masuk ke Purbalingga,” kata Sungkono 56 tahun, salah seorang pedagang beras. Menurutnya selama ini dia membeli beras dari petani di Purbalingga. Disebutnya, selama ini Purbalingga mengalami surplus beras.

Karenanya, kemungkinan masuknya beras plastik atau beras impor sangat kecil. Apalagi beberapa hari terakhir sedang terjadi panen raya. “Lain halnya apabila harga beras naik dan belum panen. Tentu beras plastik bisa masuk diam-diam,” kata Sungkono.

Pada kesempatan itu, Disperindagkop juga melakukan sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat mengenai beras plastik. Johan berkata beras plastik terbuat dari palawija ditambah bahan sintetis lainnya. Dari segi kesehatan beras tersebut sangat berbahaya apabila dikonsumsi.

Ketua Asosiasi Perberasan Banyumas (APB) wilayah Purbalingga, Mustangin meminta Pemkab segera bertindak cepat mengantisipasi isu beredarnya beras plastik. Diungkapkan selama ini APB membeli beras dari petani lokal. “Petani sedang panen makanya kita tidak kesulitan stok beras,” kata dia.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *