Pawarta

Puskesmas Bojongsari Luncurkan Paguyuban Prolanis dan Posbindu

BRALING.COM, PURBALINGGA – Puskesmas Bojongsari membentuk paguyuban Program Pengelola Penyakit Kronis (Prolanis) dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Di Purbalingga, baru Puskesmas Bojongsari yang mewujudkan layanan ini.

“Puskesmas Bojongsari merupakan puskesmas yang sudah membentuk Posbindu di setiap desa binaanya sejumlah 13 desa. Saya minta ini dapat diikuti puskesmas lainnya di Purbalingga,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, Nonot Mulyono.

Sabtu, 2 Mei 2015, adalah peluncuran Posbindu dan Paguyuban Prolanis di Puskesmas Bojongsari. Selain Nonot, Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto juga hadir dalam acara yang sekaligus peresmian pembangunan sarana dan prasarana kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan.

Sebagai informasi, dua layanan itu digalakan sebagia upaya monitoring dan konseling faktor resiko penyakit tidak menular yang dilakukan oleh dan untuk masyarakat secara rutin dan periodik.

Menurut Nonot, apa yang dilakukan drg Yenawati Hartanto, Kepala UPT Puskesmas Bojongsari cukup bagus dalam mengembangkan program Posbindu di desa, dengan menggunakna dana kapitalisasi BPJS. “Sehingga tanpa menunggu program, seluruhnya dapat dipenuhi dengan cepat,” ucapnya

Yenawati menjelaskan, Posbindu yang berada di tiap desa dilengkapi dengan lima alat pemeriksaan seperti body fit untuk mengukur lemak tubuh, tensimeter, pengukur gula darah, diabetes melitus dan alat kelengkapan lainnya. “Kami ada dua Posbindu Kit dari provinsi dan 12 lainnya pengadaan sendiri,” jelas Yena, sapaannya.

Melalui kegiatan Posbindu, diharapkan masyarakat dapat lebih mawas diri terhadap faktor risiko penyakit tidak menular seperti gangguan jantung, stoke, diabetes dan lainnya, mengingat sebagian besar faktor resiko penyakit itu tidak memberikan gejala.

Mengenai Prolanis, Puskesmas Bojongsari sudah membentuk Paguyuban Prolanis dengan anggota 52 penyandang penyakit kronis. “Bojongsari tahun 2014 baru 2 orang. Hari ini langsung bertambah 50 orang. Jadi saya optimis kedepan kabupaten Purbalingga mampu menyalip kabupaten tetangga lainnya,” kata Kepala BPJS Cabang Purwokerto Arif Saefudin.

BANGKIT WISMO

 

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *