Pawarta

Ini Kata Perangkat Desa yang Memalsukan Ijazah Paket C

BRALING.COM, PURBALINGGA – Perangkat Desa di Kecamatan Padamara, Solatun mengaku terpaksa memalsukan ijazah palsu. Berapa rupiah dia kucurkan untuk membuat ijazah palsu Paket C tersebut?

Dengan menggunakan ijazah palsu, Solatun lolos dalam seleksi dan menjabat sebagai Ptl Keamanan selama delapan bulan sebelum kasus pemalsuan ijazah diungkap oleh Polres Purbalingga. Solatun bermodal duit Rp 3,5 juta untuk dapat ijazah palsu itu.

Sementara itu, kepada polisi, tersangka Edi Wahyuni yang bekerja sebagai tenaga percetakan komputer mengaku baru pertama kali melakukan pemalsuan ijazah. Ia mengaku mendapatkan Rp 400 ribu dari orang yang meminta membuatkannya.

Seperti diketahui, Polisi menangkap Solatun, Edi Wahyuni serta Wigiarto Sri Winarni dan Sakhorni. Hanya Solatun yang warga Purbalingga, lainnya orang Pemalang. Kini, Handika yang warga Pemalang masih dalam pencarian polisi.

Kepala Unit III Satreskrim Inspektur Dua I Made Nergo mengatakan, tersangka Solatun dijerat Pasal 69 ayat 1 UU No 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas subsider Pasal 263 ayat 2 KUHP dengan ancaman penjara maksimal enam tahun.

Tersangka perantara, Wigianto, Sri Winarni dan Sakhroni serta pembuatnya, Edi Wahyuni dijerat Pasal 263 ayat 1 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 ke-2 KUHP dengan ancaman pidana maksimal enam tahun.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari satu tersangka lagi, Handika yang saat ini masih menjadi DPO,” katanya.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *