BRALING.COM, PURBALINGGA – Jika pada tahun lalu, Purbalingga selalu disemarakan dengan pawai pitulasan, maka harapan masyarakat untuk kembali menyaksikan karnaval pun pupus. Tahun ini, Pemkab Purbalingga tidak akan menggelar karnaval.

“Kita terbentur aturan pendanaan,” kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga Kodadiyanto. Tahun lalu, Pemkab mendapatkan dana hibah, namun pada tahun ini, pemkab sudah tidak boleh menggunakan dana hibah. Kata Kodadiyanto, sumber dana harus dari APBD Non-Hibah.

 

Peringatan HUT RI ke 70 tahun bertema Ayo Kerja hanya akan diramaikan dengan Sidang Paripurna DPRD mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dan Nota Pengantar RAPBN 2016 pada Jumat, 14 Agustus 2015, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Purbalingga.

Pemkab akan menggelar Malam Tasyakuran di Pendapa Dipokusumo pada 16 Agustus 2015, Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Purbosaroyo pada 16 Agustus 2015 dan Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Alun Alun pukul 09.00.

Saat upacara akan ditampilkan tari kolosal perjuangan Jenderal Soedirman. Kemudian menggelar Pemberian Remisi di Rumah Tahanan usai upacara. Sore harinya, dilaksanakan Upacara penurunan bendera sang merah putih dan malamnya diadakan Resepsi di Pendapa Dipoksumo.

“Kegiatan pawai karnaval kita tiadakan juga guna mengantisipasi suasana kondusif menjelang pilkada. Tetapi sejumlah acara hiburan tetap kami upayakan dengan menggandeng pihak ketiga,” jelasnya.

Anggota seksi hiburan, Sri Kuncoro mengungkapkan, akan digelar pentas hiburan rakyat pada Rabu 19 Agustus 2015 di Stadion Gelora Goentoer Daryono. “Kami juga menyiapkan sejumlah hiburan dalam acara resepsi. Diantaranya hiburan Tari penyambutan, Band Pemda, Orkes Bambu dan Lawak Suliah,” katanya.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •