BRALING.COM, PURBALINGGA – Pelaksanaan Pilkada Purbalingga kian mendekat dan suhu politik semakin hangat. Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bobotsari atau Ilusari pun langsung mengambil langkah cerdas dengan mengagas kontrak politik dengan calon Bupati Purbalingga 2015-2020.

Ketua Ilusari, Hastono Setiyadi Dipl.Rad SKM yang akrab dipanggil Dino menjelaskan bahwa kontrak politik tersebut akan menjadi catatan sejarah dalam jagat politik Kota Braling. Namun, tujuan besarnya tetap pada proses pendidikan politik rakyat Purbalingga.

Baca: Dua Calon Bupati Purbalingga Tandatangani Kontrak Politik

Kata Dino, salah satu alasan kontrak politik dibuat karena semakin maraknya kampanye hitam yang dilakukan masing-masing pendukung pasangan calon. Mereka saling menjelekan bahkan berbau fitnah satu sama lain. “Karena kita orang timur, ya sudah parah sekali,” kata Dino.

Setelah adanya kontrak politik tersebut diharapkan masyarakat memilih berdasarkan rekam jejak kinerja masing-masing calon di dunia kerja mereka. “Saya pribadi menghimbau kepada para anggota ilusari untuk berpikir jernih dalam memilih,” Dino menghimbau anggota Ilusari.

Baca : Pelaksanaan Pilkada Purbalingga di Mata Perantau

“Apalagi kedua calon telah menadantangani kesepakatan mundur saat menjabat nanti bila terbukti secara sah dalam pengadilan dinyatakan bersalah melanggar hukum yang berlaku di Negara kita,” imbuh Dino.

Baik Tasdi maupun Sugeng sudah melakukan penandatanganan kontrak politik pada Rabu 18 November 2015, di rumah mereka masing-masing. Sejumlah perwakilan kelompok masyarakat turut menyaksikan gerakan moral tersebut.

BANGKIT WISMO