BRALING.COM, PURBALINGGA – Badan Pusat Statistik (BPS) berencana menggelar melakukan sensus ekonomi pada 2016. Sensus ini dilakukan untuk menjaring data kegiatan ekonomi nonpertanian di seluruh Indonesia.

SE 2016 merupakan kegiatan besar  yang bertujuan untuk mendapatkan data perekonomian yang lengkap dan akurat. Data  tersebut sangat berguna untuk perencanaan dan evaluasi berbagai program pembangunan perekonomian baik nasional, provinsi maupun kabupaten.

“Saat ini kami di BPS Purbalingga baru tahap sosialisasi. Kegiatan besarnya baru akan dilaksanakan Mei. Mungkin Februari mendatang kita baru rekrut petugas,” ujar Kepala BPS Purbalingga Suryokoco saat Sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di Operation Room Graha Adiguna komplek Pendapa Dipokusumo, Jumat 27 November 2015.

Pendataan mencakup seluruh usaha ekonomi meliputi pertambangan, industry pengolahan, listrik gas dan air bersih, konstruksi, perdagangan, transportasi, informasi komunikasi dan jasa-jasa lainnya. Data hasil SE 2016 nanti akan menjadi dasar penentuan program ekonomi mulai 2017.

Respondennya adalah semua pelaku usaha yang ada di Indonesia seperti perusahaan yang meliputi restoran, supermarket, hotel, bank, jasa konstruksi, PAM dan lainnya, kemudian pemerintah seperti sekolah, rumah sakit, panti asuhan dan usaha rumah tangga meliputi usaha online dan usaha non formal lainnya.

“Saya berharap saat sensus nanti berjalan, masyarakat bisa menerima petugas dengan baik dan memberikan jawaban sebenar-benarnya sesuai yang ditanyakan petugas. Jangan ada yang disembunyi-sembunyikan,” katanya.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah kabupaten Purbalingga, Kodadiyanto meminta semua SKPD di Purbalingga membantu suksesnya SE2016.  Para camat, ujar Kodadiyanto, dapat mensosialisasikan kegiatan sensus ekonomi tersebut secara berjenjang kepada para kades diwilayahnya masing-masing.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •