Pilihan

Pesan-pesan Pahlawan yang Patut Diteladani di Hari Pahlawan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa-jasa pahlawan mereka. Begitu nasihat bagi masyarakat Indonesia yang selalu kembali diingatkan saat Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.

Belajar dari pahlawan tidak hanya berterimakasih atas perjuangan fisik mereka di masa juang. Melainkan juga bisa menghayati semangat mereka. Salah satunya melalui pesan atau quote yang pernah mereka ucapkan.

“Untuk keamanan dan kesentausaan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa karena orang yang dekat kepada Tuhan hidupnya tidak akan terperosok dan tidak takut menghadapi cobaan hidup, sebab Tuhan akan selalu menuntut serta melimpahkan anugerah yang tak ternilai harganya,” begitu pesan Nyi Ageng Serang.

Kemudian ada Jenderal Soedirman yang berpesan tentang “Tempat terbaik saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of Zonder Pemerintah dan TNI akan berjuang terus”.

Profesor Mohammad Yamin SH  berkata “Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejara bangsa kita sendiri”.

Pahlawan Perang di Blitar yang juga pejuang Peta, Supriyadi berkata “Kita yang berjuang jangan sekali-sekali mengharapkan pangkat, kedudukan ataupun gaji tinggi”.

Sementara Teuku Nyak Arif berkata “Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup bersama”. Abdul Muis juga berpesan “Jika orang lain bisa, saya juga bisa, mengapa pemuda-pemuda kita tidak bisa, jika memmang mau berjuang”.

Pesan Pangeran Sambernyowo berbunyi,”Rumongso melu handarbeni (merasa ikut memiliki), wajib melu hangrungkebi (wajib ikut mempertahankan, mulat sario hangroso wani  (mawas diri dan berani bertanggung jawab)”.

Kemudian terakhir ada Dr R Soeharso yang memberikan pesan “Right or wrong my country , lebih-lebih kalau tahu, negara kita dalam keadaan bobrok, maka justru saat itu pula kita wajib memperbaikinya”.

Pesan-pesan itu kembali dibacakan saat upacara peringatan Hari Pahlawan di di halaman Pendapa Dipokusumo Purbalingga, Selasa 10 November 2015. Upacara dipimpin Penjabat Bupati Purbalingga Budi Wibowo.

 

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.