BRALING.COM, PURBALINGGA – Sekalipun masih masa kampanye, banyak alat peraga kampanye (APK) yang tersebar di banyak lokasi mengalami kerusakan. Kondisi ini pun membuat kondisi lingkungan terlihat semrawut.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Purbalingga dan Penyelenggara Pemilu Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) lantas bergerak untuk memperbaiki APK yang rusak ini.

Ketua KPU Purbalingga merangkap Komisioner Divisi Penghitungan Suara (Penghitsu) dan Media Centre, Sri Wahyuni mengatakan, sasaran perbaikan ada di di wilayah kota, Kecamatan Bojongsari dan Kecamatan Mrebet.

“Misalnya baliho atau baner paslon yang miring ditegakkan, yang kendur dikencangkan, yang lepas dipasang kembali, yang tiang penyangganya ambruk, didirikan lagi,” katanya kepada wartawan.

APK yang sudah rusak parah atau hancur, dilepas dan dikumpulkan karena sudah tidak pantas untuk tetap dipasang. APK yang rusak parah tersebut dicatat dan akan diganti dengan APK yang baru.

Saptol PP juga secara bertahap telah menertibkan APK dan bahan kampanye Pilkada, yang melanggar aturan. Penertiban tak hanya dilakukan terhadap bahan kampanye ilegal yang tidak diproduksi KPU Purbalingga, tetapi, juga APK dan bahan kampanye produksi KPU, yang melanggar aturan pemasangan.

Dalam razia yang dilakukan, Satpol PP mendapati kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati melanggar pemasangan, terutama untuk bahan kampanye. Sebab, bahan kampanye tersebut ditempet di tempat umum, serta lokasi-lokasi yang dilarang untuk ditempel dan yang dipaku di pohon.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •