BRALING.COM, PURBALINGGA – Kebutuhan untuk memiliki rumah tidak pernah ada habisnya. Terutama bagi keluarga muda. Sayangnya, niatan itu kerap terhambat lantaran biaya membeli rumah yang terus naik. Lalu, apa pemicu harga rumah terus naik?

Secara teknis, faktor kenaikan harga rumah tentu saja adalah kenaikan harga bahan bangunan yang terjadi di awal tahun. Namun, menurut Managing Director Corporate Strategy & Services Sinarmas Land Ishak Chandra faktor pemicu kenaikan harga rumah adalah akses.

“Jual properti sekarang paling penting adalah akses. Kalau faktor itu bagus, harganya naik,” kata Ishak Chandra seperti dikutip dari Marketeer.com. Dengan kata lain, bukan hanya faktor lokasi strategis saja yang membuat harga rumah di kawasan perumahan begitu tinggi.

Ilustrasinya begini. Dengan akses yang baik dan mudah, penghuni rumah tidak akan kerepotan untuk melakukan berbagai aktifitasnya. Mulai dari bekerja, mengantar anak ke sekolah, belanja untuk kebutuhan sehari-hari sampai dengan membayar berbagai tagihan.

Bayangkan saja, dengan aktifitas penghuni rumah yang tinggi dan biasanya terpusat di kawasan perkotaan, tinggal di rumah yang jauh dan sulit menjangkau fasilitas publik yang penting bagi keluarga akan sangat menyulitkan dan membutuhkan biaya tinggi untuk transportasi.

BANGKIT WISMO