Pawarta

Zakat Tidak Hanya Menyucikan Hati, Tapi juga Membersihkan Hati

BRALING.COM, PURBALINGGA – Allah SWT berfirman dalam surat Asysyu’ara’ ayat 88-89 yang artinya, “di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna. Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”

Itu disampaikan oleh Pengasuh Ponpes Nurul Huda, Desa Kaliori,  Kecamatan Karanganyar, Kiai Nur Hamid dalam tausiahnya pada kegiatan pengajian umum dan bakti sosial di halaman TPQ Miftahul Ulum, Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Selasa 23 Februari 2016.

“Suatu saat tidak ada yang mau diberi zakat. Nah, mumpung saat ini masih ada orang yang mau menerima, mari kita berlomba-lomba dalam berzakat. Untuk membersihkan hati, sebab hati yang bersih itu yang nantinya akan diterima oleh Allah SWT,” katanya.

Kegiatan itu dilaksanakan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kantor Kemenag Purbalingga, Kelompok Kerja Penghulu-Kepala KUA (Pujangga-Pokjahulu)  Kantor Kemenag Purbalingga, Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI)  Kecamatan Karangreja, Muslimat/Fatayat Ranting Desa Siwarak.

Pada kegiatan itu diberikan bantuan sosial berupa seratus paket sembako sejumlah Rp 10 juta,  rehab sepuluh rumah Rp 35 juta,  beasiswa lima siswa SMP Rp 2,7 juta,  beasiswa dua siswa SMA Rp 1,56 juta, 20 mushaf Alquran Rp 500 ribu dan seratus Juz Amma Rp 1,5 juta dengan total Rp 51,26 juta.

Ketua Panitia, Hikam Aziz mengiyakan, sumber dana baksos berasal dari zakat infak dan sedekah yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purbalingga dan Kantor Kemenag Purbalingga.

“Tujuan baksos ini untuk menumbuhkembangkan kesolehan individu dan kesalehan sosial. Juga untuk mensosialisasikan dan mengaktualisasikan visi misi Kantor Kemenag dan Baznas Purbalingga,” katanya.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *