BRALING.COM, PURBALINGGA – Bulan Ramadhan akan segera tiba. Lebaran pun sudah hampir di depan mata. Apabila dulu saat mudik Lebaran, orang suka memamerkan mobil baru sebagai tanda kesuksesan merantau, maka masihkan mobil menjadi barang pameran Lebaran tahun ini?

Chief Marketing Officer OLX Edward Killian di Jakarta pada Rabu 25 Mei 2016, seperti dikutip dari Marketeer.com berkata, tren pamer para pemudik masih ada. Hanya saja, barang yang dipamerkan sebagai tanda kesuksesan mengalami perubahan.

“Menurut data transaksi kami di OLX, jelang Lebaran setidaknya 2,5 bulan sebelumnya penjualan perangkat smartphone naik 30%. Artinya, konsumen mulai ngebut untuk carismartphone buat pamer ketika Lebaran sudah dari jauh-jauh hari,” jelasnya Edward Killian.

Memang, sebenarnya pernyataan Edward terbilang aneh karena budaya pamer sudah seharusnya memakai produk baru, bukan barang bekas seperti dijual di OLX. Namun menurutnya ada dua kemungkinan.

Pertama adalah orang ingin membeli smartphonebaru dengan menjual smartphone lama mereka. Dan produk second ini ternyata banyak juga yang membeli. Kedua adalah bukan tidak mungkin membeli produk smartphone walaupun tidak baru adalah suatu kebanggaan.

“Sekarang populasi smartphonesendiri kurang dari 50% populasi. Masih banyak pengguna feature phone. Mengganti feature phone mereka dengan smartphone itu kan kebanggaan. Lagipula, bekas atau bukan tidak ada yang tahu selain kita,” sambung Edward.

Jadi, pilihan kedua ini kembali pada masalah mindset, membeli baru atau tidak sama sekali tidak ada bedanya. Dan dari data OLX itu, dalam rentang 2,5 bulan sebelum Lebaran ada momen puncak ketika penjualan smartphone menjulang, yaitu tepatnya sekitar tiga minggu sebelum Lebaran. Setelah itu penjualannya cenderung menurun sampai setelah Lebaran baru normal kembali.

BANGKIT WISMO