Pilihan

Tidak Ada Takbir Keliling Menyambut Idul Fitri di Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pada tahun ini, perayaan datangnya Idul Fitri 1437 H di Purbalingga tidak akan diramaikan dengan takbir keliling. Keputusan ini sudah diambil bulat dalam rapat Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) Purbalingga, 21 Juni 2016.

Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Purbalingga, Muh Nurhadi berkata, PHBI meminta supaya takbir hanya dilakukan di masjid maupun mushola. Tidak dilakukan di jalan-jalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

PHBI beralasan, takbir keliling hanya akan memicu keramaian dan kepadatan arus kendaraan. Terlebih arus mudik akan semakin ramai.

Selain soal takbir keliling, PHBI juga memutuskan bahwa Sholat Idul Fitri akan dipusatkan di Alun-alun Purbalingga, pukul 6.30 WIB. Hari pelaksanaannya akan menyesuaikan keputusan pemerintah pusat.

Imam sholat direncakanan oleh Drs H Noor Isa, khotib oleh H Ahmad Mudzakir SAg, MM dan untuk cadangan Drs H Nurkholis Masrur. “Setelah sholat Idul Fitri akan dilaksanakan open house Bupati dan Wakil Bupati di Pendopo Dipikusumo,” kata Nurhadi.

Open house akan mengundang Forkorpimda, dan seluruh pejabat struktural di Kabupaten Purbalingga beserta isteri atau suaminya. Seluruh undangan diperkirakan sekitar 2.000 orang, undangan memakai pakaian muslim dan bersarung.

Kasi Ops Satpol PP, Teguh Sungkono mengatakan Satpol PP, Kepolisian dan Dinas Perhubungan akan melakukan rapat internal terbatas guna mengantisipasi keamanan dan ketertiban saat pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Beberapa rekayasa lalu lintas dan pembuatan kantong-kantong parkir juga akan dilaksanakan guna suksesnya pelaksanaan sholat Idul Fitri. “Penertiban PKL alun-alun juga dilaksanakan pada sebelum sholat Idul Fitri, sehingga diharapkan sebelum jam 0.0 PKL sudah tidak berjualan lagi di Alun-alun,” kata Teguh.

One thought on “Tidak Ada Takbir Keliling Menyambut Idul Fitri di Purbalingga”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.