Olahraga Pilihan

Atlet Kayaking Internasional Menjajal Sungai Klawing, Begini Pujian Mereka

BRALING.COM, PURBALINGGA – Potensi Sungai Klawing dan sejumlah sungai lainnya di Kota Braling di bidang wisata minat khusus memang tidak luar biasa. Ini dibuktikan dengan kedatangan atlet kayak asal Afrika Selatan, yang menjajal keasyikan arus Kali Klawing.

Dua atlet kayak atau kayaker berstatus ahli itu bernama Andrew Kellet dan anaknya Camdyn Kellett. Mereka mengarungi sungai di Kota Perwira, Minggu 17 Juli 2016 dengan didampingi instruktur Sekolah Kayak Tirtaseta, Toto Triwindarto, Puji Jaya dan Agus Hermansyah.

“Ayah saya mulai mengajari saya kayaking sejak saya berusia tujuh tahun. Tapi saya perlu sungai-sungai baru untuk mengasah kemampuan saya,” tutur Camdyn.

Dalam olahraga kayak, Camdyn masih level intermediate. Menurut dia, jeram-jeram di Kali Klawing cocok untuk mempertajam kemampuan manuver. Jeram Heru Sudjatmoko dengan grade tiga dilaluinya dengan mulus.

Keduanya mengarungi bagian Kali Klawing di wilayah Desa Tangkisan, Mrebet dan berakhir di wethouse atau basecamp Tirtaseta di tepi Sungai Klawing Desa Onje Kecamatan Mrebet sepanjang sekitar lima kilometer.

Kemudian, pengarungan dilanjutkan ke Sungai Tambra dari Desa Kramat hingga Desa Kertanegara. Pengarungan sungai Tambra dari Desa Kramat ke Kertanegara itu merupakan first decent yang berarti pengarungan pertama kali.

“Tahun 2009, saya dan tim Tirtaseta membuka sungai-sungai baru di Sumatera Barat. Sekarang saya disini untuk mengunjungi Tirtaseta. Dan tentunya mengarungi sungai-sungai di sekitar Purbalingga,” jelas Andrew yang kini berusia 46 tahun.

Selama pengarungan, Andrew yang punya sekolah rafting dan kayaking di Cape Town menggunakan kayak jenis creek. Sedangkan anaknya lebih suka menggunakan kayak playboat sepanjang pengarungan. Meski dinilai terlalu datar, kata Andrew, Sungai Klawing cocok untuk kayaker pemula.

“Saya sudah mencoba sungai Zambesi di Zimbabwe. Itu sungai terdahsyat di dunia. Saya juga sudah menjelajahi sungai-sungai dahsyat di Austria, Islandia dan sungai lain di seluruh dunia,” imbuh Andrew.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.