Pawarta Plesir

Kenapa Tren Kunjungan Wisata ke Desa Wisata Meningkat Drastis?

BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Purbalingga menyebut tren kunjungan wisata ke sejumlah desa wisata di Kota Perwira sangat fenomenal. Pada Lebaran 1437 H ini, kunjungan ke desa wisata naik 488%!

Merunut pada data Dinbudparpora Purbalingga, pada libur lebaran tahun 2015 lalu, kunjungan wisatawan tercatat hanya 13.405 orang, sementara pada libur lebaran tahun 2016 ini sudah menembus 63.962 wisatawan.

Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora Purbalingga Ir Prayitno MSi menyebut, kenaikan drastis ini terjadi karena adanya pergeseran tren wisata. Yakni yang tadinya mass tourism ke alternative tourism.

“Sejak awal tahun 2015, kami terus menggali potensi di desa yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata dan sekaligus melakukan pembinaan dan pembenahan sumberdaya masyarakat pengelolanya. Hasilnya, ternyata mulai dapat dirasakan pada tahun 2016 ini,” kata Prayitno.

Rincian kunjungan wisata ke desa wisata di Purbalingga adalah 28.100 orang berwisata ke Desa Serang, Kecamatan Karangreja, 12.575 orang ke Desa Panusupan (Rembang), 7.980 orang berwisata ke Desa Tanalum (Rembang) dan Desa Bantarbarang (Rembang) menyedot 1.870 wisatawan.

Sementara Desa Karangcegak (Kutasari) terdapat 7.046 orang, Desa Siwarak (Karangreja) ada 4.600 orang, Desa Kedungbenda (Kemangkon) ada 911 orang, Desa Limbasari (Bobotsari) menyedot 460 orang, Desa Onje (Mrebet) menarik minat 160 orang.

“Dalam tahun 2015, kunjungan ke desa wisata seluruhnya 276.000 orang, dan pada tahun 2016 ini target kunjungan sebanyak 1 juta wisatawan,” kata Prayitno dalam keterangan pers yang diterima Braling.com.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.