Pawarta

Pemkab Purbalingga Lakukan Penghematan hingga Akhir Tahun

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga memutuskan untuk melakukan penghematan hingga akhir tahun ini. Penghematan penggunaan duit plat merah itu diperkirakan menembus Rp 97,48 M atau Rp 24,371 M perbulannya.

Humas Pemkab Purbalingga menyebut penghematan yang dilakukan terutama dalam hal belanja rutin SKPD. Contohnya, pembelian kendaraan dan penghematan dana perjalanan dinas. Namun, Pemkab tidak mau menghemat tapi mengganggu roda pemerintahan dan pembangunan Purbalingga.

 

“Untuk memberi contoh kepada SKPD, dana rumah tangga Bupati dan Wakil Bupati juga akan dilakukan penghematan,” kata Bupati Purbalingga, Tasdi, medio pekan ini. Dasar penghematan sendiri ialah Peraturan Kementrian Keuangan Nomor 125/PMK.07/2016 tentang penundaan penyaluran sebagian dana alokasi umum tahun 2016.

Sebagai informasi saja, yang mengalami penundaaan DAU bukan cuma Purbalingga. Secara nasional ada 169 provinsi dan kabupaten/kota, sementara di Jawa Tengah ada 4 kota dan 15 kabupaten termasuk juga Pemprov Jateng yang harus melakukan penghematan gara-gara penundaan DAU.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan, Kodadiyanto berkata, Bupati dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sedang membahas mekanisme penghematan anggaran. Pemkab masih yakin bahwa penundaan pencairan DAU 2016 tak akan berpengaruh kepada pelayanan masyarakat.

“Namun demikian, kita berharap penundaan tidak berlangsung lama sehingga jalanya roda pemerintahan bisa berlangsung maksimal,” kata Kodadiyanto seperti dikutip dari rilis Humas Pemkab Purbalingga.

BANGKI WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.