Pawarta

Wabup Purbalingga Bertemu Orang Jepang, Apa yang Dibahas?

BRALING.COM, PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi kedatangan tamu dari Jepang, Jumat 2 September 2016. Mereka membicarakan beberapa hal yang berbau bisnis di Purbalingga.

Pertemuan digelar di ruang rapat bupati. Kepala Dinperindagkop Purbalingga, Agus Winarno juga hadir dalam pertemuan yang dihadiri pengusaha, mahasiswa dan LSM dari Negeri Matahari Terbit tersebut.

Wabup Tiwi bilang bahwa dalam pertemuan itu, perwakilan dari Jepang itu banyak bertanya tentang proses pembuatan gula kelapa di Purbalingga. Pembahasan ini tidak lepas dari proses ekspor gula kelapa dari Desa Bojong Kecamatan Mrebet ke Jepang.

 

“Mereka juga ingin menggali dan mencari peluang  serta masalah yang dihadapi yang berkaitan dengan perajin gula kelapa,” kata Wabup Tiwi dalam keterangan pers yang disampaikan Humas Pemkab Purbalingga.

Mereka membahas mulai dari sumber daya manusia hingga teknologi pengelolaan. Selain itu, perwakilan dari Jepang itu juga menyinggung soal standar pengelolaan gula kelapa yang sesuai dengan standar internasional.

 

Agus Winarno menjelaskan, selama ini, kelompok dari Desa Bojong yang didampingi LPPSLH Purwokerto sudah mengekspor sekitar 1,5 ton gula kelapa per bulan ke Jepang. Karena itu, tak heran, para pengusaha dari Jepang berharap ada peningkatan kualitas dan kuantitas ekspor.

Menururt Agus Winarno, potensi gula kelapa khusunya gula kelapa organik di Purbalingga saat ini sudah mencapai 1,8 ton per bulan atau lima kilogram per penderes dalam sehari dari jumlah penderes sejumlah 600 orang yang ada di Kecamatan Mrebet dan Kecamatan Pengadegan.

BANGKIT WISMO

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.