Pawarta

Begini Isi Surat Anak Desa Serang yang Dikirim ke Presiden Jokowi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Ribuan siswa SD yang sekolah di Kecamatan Karangreja diajak curhat kepada Presiden RI, Joko Widodo melalui surat, yang mereka tulis sendiri. Apa isi hati cah ndesa yang tertulis di surat itu?

“Saya berharap tulisan saya bisa dikabulkan oleh Bapak Jokowi,” kata Siswa Kelas VI SD Negeri 4 Serang, Fikri. Ia adalah salah satu peserta Gerakan Menulis dengan Tangan yang digelar di Rest Area Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Selasa 18 Oktober 2016.

Melalui suratnya, Fikri meminta Pak Jokowi datang ke Serang dan menghukum penebang liar yang membuat hutan gundul. Fikri juga bicara soal jalan rusak yang menghambat jalu ekonomi warga Desa Serang.

“Bapak Presiden yang terhormat, di Desa Serang banyak sekali perkebunan sayur dan pohon pynus dan dhamar atau agathys. Semoga Bapak Presiden suka dengan dusun kami. Tapi jalan di desa kami rusak pak, semoga bapak mau membantunya. Dan satu lagi, di sekolah kami kekurangan buku bacaan,” kata Wawan, Siswa Kelas V MI Guppi Serang.

Baca : Ribuan Siswa SD Ikut Gerakan Menulis dengan Tangan

Anak-anak nggunung itu juga ada yang tanya soal cara kerja menjadi presiden. “Saya jadi ketua kelas saja kesulitan mengatur teman, bagaimana dengan bapak? Indonesia kan luas sekali. Oh ya pak, Saya hanya anak petani,” kata Nurohmat, Siswa Kelas V SD Negeri 2 Serang.

Sementara itu, Siswa Kelas V SD Negeri 1 Kutabawa, Ikhtina Haru Ridho lebih memilih curhat soal jarak dari rumah ke sekolah.”Saya mohon agar Bapak memberi saya sepeda untuk berangkat ke sekolah. Rumah saya sangat jauh,” tulis Ikhtina.

Program Gerakan Menulis dengan Tangan dimotori oleh PT Standardpen Industries, Kuda Pustaka dan UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Karangreja. Gerakan ini berjalan di banyak kota di Indonesia.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.