Pawarta Pilihan

Dua Hal yang Membuat Purbalingga Sangat Memprihatinkan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Purbalingga Kota Perwira ini disebut mengalami kemajuan di berbagai bidang, dalam beberapa tahun terakhir ini. Sayangnya, kota ini juga diliputi masalah sosial yang tak kalah memprihatinkan.

Selain diancam masalah narkoba dan minuman beralkohol, Purbalingga juga mengalami penurunan kualitas moral. Khususnya, di kalangan muda. Mulai dari semakin banyaknya kasus kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual hingga menikah karena hamil duluan.

Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyebut kasus pelecehan seksual di Kota Braling ini memiliki tren yang sangat negatif. Jika pada tahun 2016, “hanya” tercatat ada 16 kasus, maka pada sampai Agustus 2016 saja sudah menembus 38 kasus.

“Dan yang lebih memprihatinkan ternyata para pelakunya adalah sebagian  anak-anak muda,” kata Wabup Tiwi saat acara Halaqoh Hari Santri Nasional di Pendapa Dipokusumo, Selasa 18 Oktober 2016.

Sementara itu, Kementrian Agama (Kemenag) Purbalingga menyebutkan bahwa tren menikah di bawah umur terus meningkat. Kata, Pelaksana Tugas Kepala Kemenag Purbalingga Ahmad Muchdir, warga meminta dispensasi nikah karena menikah hamil sebelum menikah.

Berdasarkan catatan Kemenag Purbalingga, tahun 2015 tercatat ada 124 permintaan dispensasi nikah. Nah, sampai Oktober tahun ini, telah ada 100 orang yang meminta dispensasi nikah. Plt Kemenag Purbalingga pun mengaku sangat prihatin dengan kondisi ini.

BANGKIT WISMO

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.