Gaya

Ini Kata Lukman Sardi Soal Dua Film Jawara AFI 2016 Asal Purbalingga

 

BRALING.COM, PURBALINGGA – Juri Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 mengapresiasi dua film buatan pelajar SMA Negeri 1 Rembang Purbalingga. Para juri menilai, kekuatan dua film yang produksinya ditentang sekolah ini mempunyai tema yang kuat.

Salah satu juri AFI 2016 yang merupakan ahli filsafat, Tommy F Awuy berkata bahwa film “Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!” dan “Izinkan Saya Menikahinya” menang AFI 2016 karena pembuatannya masih pelajar, sementara tema yang diangkat menarik dalam sejarah Indonesia yang layak diketahui masyarakat umum.

Sementara, aktor Lukman Sardi yang juga menjadi juri berpendapat bahwa meskipun diproduksi oleh anak desa, film-film tersebut mampu berbicara banyak dengan kesederhanaannya, namun tegas dalam pemilihan tema cerita.

“Film-film pelajar ini mampu memberikan suntikan semangat untuk tetap optimis dengan perkembangan perfilman Indonesia,” kata Lukman Sardi seperti dikutip dari keterangan pers yang dibagikan CLC Purbalingga.

Baca : Keren! Pelajar Purbalingga Menangkan 2 Penghargaan AFI 2016

Seperti diketahui, film “Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!” dan “Izinkan Saya Menikahinya” yang diproduksi Gerilya Pak Dirman Film sukses membawa pulang dua Piala Dewantara di malam penganugrahan AFI 2016 yang digelar di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu, 8 Oktober 2016.

Film “Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jenderal!” sutradara Ilman Nafai raih Film Terbaik kategori Apresiasi Film Dokumenter Pelajar/Mahasiswa. Film tentang tiga eks-Cakrabirawa asal Purbalingga yang berkisah bagaimana kejadian dimalam tragedi itu dan hari-hari setelahnya.

Sementara Film “Izinkan Saya Menikahinya” sutradara Raeza Raenaldy Sutrimo raih Film Terbaik kategori Apresiasi Film Pendek Pelajar. Film yang diangkat dari kisah nyata ini berkisah tentang kebahagiaan Suryati yang terenggut lantaran sepucuk surat penolakan izin menikah dari atasan calon suaminya, Suryono, dengan alasan KTP kakek Suryati berlabel ET (eks-tapol).

Dalam setiap pergelaran festival yang digagas Pusat Pengembangan Perfilman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 2012 ini, pegiat film Purbalingga selalu turut aktif meramaikan.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.