Gaya Plesir

Ulang Tahun Perdana, Espede Coffee & Dessert Kampanyekan Kopi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pertumbuhan cafe yang sudah mirip cendawan di musim hujan, membuat masyarakat Purbalingga semakin akrab dengan budaya nongkrong dan minum kopi. Khususnya, mereka yang masih berusia muda.

Namun, kata salah satu owner sekaligus barista Espede Coffee & Dessert, Yoga Oktavian, masih banyak orang yang bisa menikmati kopi single origine. Meskipun suka nongkrong di kedai kopi, konsumen lebih memilih minuman non-kopi dan lebih lazim bagi mereka.

“Memang sudah semakin ramai yang datang ke kafe dan minum kopi, tapi secara umum, masih belum banyak konsumen yang memesan single origine,” kata Yoga kepada Braling.com.

Karena itulah, Espede Coffee & Dessert memanfaatkan peringatan ulang tahun perdananya untuk mengkampanyekan kopi bagi generasi nongkrong di Purbalingga. Tidak heran jika cafe yang ada di Jl Isdiman ini mengusung tema Back to Bruk.

Dalam acara yang digelar Senin, 3 Oktober 2016, cafe ini bekerjasama dengan Juguran Kopi, yang merupakan komunitas pecinta kopi di Banyumas Raya. Juguran Kopi menyediakan kedai untuk membuat kopi dan melakukan edukasi kepada konsumen.

“Melalui program Back to Bruk ini, kami juga ingin mengenalkan kopi-kopi lokal dari Purbalingga, yang sebenarnya tidak kalah dengan kopi luar,” kata Yoga seraya menyebut kopi dari daerah Kedoya, Serang, Kejobong dan Pengadegan.

Sementara Espede Coffee & Dessert menggelar live music dengan konsep vintage classic. Band pelajar dari Purbalingga seperti SuperMario dan Volkdear, sedangkan bintang tamunya ada Ellsa yang merupakan band asal Purwokerto.

BANGKIT WISMO

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.