Olahraga Pilihan

Benarkah Ada Korupsi di Tubuh Persibangga FC?

BRALING.COM, PURBALINGGA – Lama tak terdengar kiprah dan prestasinya, Persibangga FC ternyata malah sedang dirundung masalah. Sudah beberapa bulan terakhir ini, Kejaksaan Negeri Purbalingga mengincar dugaan korupsi di tubuh Laskar Soedirman.

Satu bulan yang lalu, Kejari Purbalingga sudah memanggil Bupati Purbalingga, Tasdi mengenai kasus dugaan rasuah ini. Tasdi yang adalah Komisaris PT Persibangga Sportama dan mantan Ketua Umum Persibangga dipanggil sebagai saksi.

Dikutip dari Satelit Post, Kasi Pidsus Kejari Purbalingga Yanuar Adi Nugroho enggan membuka detail kasus ini. Hanya saja, masalah tata kelola Persibangga FC yang menjadi sorotannya.

Kejari Purbalingga masih akan memanggil beberapa saksi dan juga mengumpulkan alat bukti lainnya. Sebab, Kejari baru memegang satu alat bukti yakni keterangan saksi. “Kami masih harus menggali sejumlah alat bukti lain, termasuk di antaranya ahli dari akademisi,” kata Yanuar Adi Nugroho.

Manajer Persibangga, Donny Eriawan memperkirakan kasus yang disorot terjadi saat awal perubahan nama dari Persap menjadi Persibangga sekitar tahun 2011. “Karena saat itu tim masih dapat support dari APBD, sedangkan sekarang kan sudah dikelola swasta, di bawah PT Persibangga Sportama,” kata dia.

logo-persibangga-250Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Purbalingga M Ikhsan menilai perubahan status itu memang berisiko menuai banyak masalah. Ia meyakini masalah yang diburu Kejari Purbalingga bukan gaji pemain namun dana transfer pemain yang tak jelas sumber dan pertanggungjawabannya.

 

Namun, Ikhsan melihat kasus ini sudah ditunggangi aktor politik. “Saya rasa ini sudah ditunggangi kepentingan politik untuk menyerang Bupati Tasdi. Semua hal negatif tentang Persibangga menjadi komoditi bagi rival politik untuk menyerang Tasdi, misal kekalahan, gaji pemain telat, dan termasuk kasus ini,” kata Ikhsan yang juga Politisi Partai Demokrat.

Terpisah, Politisi PDIP yang dikenal dekat dengan Bupati Tasdi sekaligus Ketua DPRD Purbalingga Tongat berpendapat Tasdi tak mengambil keuntungan finansial dari Persibangga. “Kalau soal Persibangga, Pak Tasdi itu bukannya mengambil untung, tapi malah tombok,” kata Tongat.

Tongat menilai Tasdi lebih menampilkan track record yang positif dalam geliat persepakbolaan Purbalingga. Tongat yakin jika Tasdi akan memberikan keterangan sejujur-jujurnya terkait Persibangga.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.