Pawarta

Indonesia Menatap Ekonomi 2017 dengan Kepercayaan Diri

BRALING.COM, JAKARTA – Kondisi perekonomian Indonesia dalam satu tahun terakhir masih tak sedap dipandang mata. Akan tetapi, Presiden Joko Widodo masih yakin kalau perekonomian Indonesia punya peluang bagus di tahun depan.

Presiden berkaca pada tren pertumbuhan ekonomi dalam tika kali triwulan yang terus tumbuh. Ia mengharapkan pada triwulan empat pertumbuhan bisa mencapai 5,1%. “Tetap ada kenaikan meskipun sedikit. Negara lain masih mengalami penurunan,” kata Presiden Jokowi.

 

Dikutip dari Marketeer.com, Presiden juga menargetkan Indonesia bisa berada di peringkat 40 untuk urusan kemudahan investasi. Kini, Indonesia berada di peringkat 91. Posisi ini menunjukan Indonesia jauh tertinggal dari Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Selama ini, bangsa ini masih dihantui oleh tiga hal yang membuat daya saing di mata dunia begitu loyo. Mulai dari permasalahan korupsi, inefisiensi birokrasi, sampai infrastruktur. “Saya telah minta ke Menteri PU untuk kerja tiga shift, karena permasalahan infrastruktur sudah tertinggal jauh,” imbuh ia.

Presiden juga menyampaikan telah memotong beragam angaran, salah satunya anggaran perjalanan dinas. Anggaran itu dialihkan ke sektor infrastruktur. “Lihat pada tahun 2018, hasil pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan pembangkit listrik seperti apa. Dari situ, baru daya saing kita akan terlihat,” kata dia.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.