Pawarta Pilihan

Jangan Ada Pungli di Desa Kita!

BRALING.COM, PURBALINGGA – Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan Imam Wahyudi mengingatkan supaya pemerintah desa dan kelurahan untuk tidak melakukan praktek pungutan liar alias pungli.

“Kotak sumbangan seiklasnya juga termasuk pungli. Sehingga saya minta tidak ada lagi pada tradisi pelayanan di desa,” kata Imam Wahyudi saat menghadiri pertemuan di Operation Room Graha Adiguna, belum lama ini.

Dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 5/2016 tentang Pemberantasan Praktek Pungutan Liar Dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Instansi Pemerintah, tradisi pungutan seiklasnya di desa termasuk dalam 58 jenis pungli yang harus diberantas.

Karena itu, Imam yang mantan Kepala Bapermasdes Purbalingga meminta  kepala desa dan perangkatnya harus berhati-hati jangan sampai praktek pungutan yang tidak ada ketetapan aturannya menjadi temuan Tim Saber Pungli.

“Termasuk yang terkait dengan pologoro di desa seharusnya sudah tidak ada seiring adanya kebijakan bagi hasil pajak dan retribusidaerah. Bagi desa yang masih menerapkan perdes pologoro harus segera dicabut,” jelasnya. Kini, Pemkab sedang proses membentuk Unit Saber Pungli.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.