Pawarta Pilihan

Transparansi Pemerintahan Bisa Dilihat dari Aktifitas di Media Sosial

BRALING.COM, BANDUNG – Teknologi informasi pada dasarnya merupakan jembatan bagi pemerintah untuk berkomunikasi dengan warganya. Baik dalam menyosialisasikan kebijakan maupun menjawab kebingungan warga.

Bahkan, dalam penilaian Jessica Martha, Dosen Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan di Bandung, penggunaan media sosial untuk berkomunikasi secara terbuka bisa menjadi salah satu penanda adanya transparansi dalam sebuah pemerintahan.

“Berbicara mengenai transparansi, maka erat kaitannya dengan keterbukaan. Ketika ada pemerintah yang mengaku transparan, berarti pemerintah tersebut harus siap diketahui oleh siapapun, di mana pun, dan kapan pun,” kata Jessica seperti dikutip dari Marketeer.com.

Transparansi juga berhubungan dengan akuntabilitas. Jessica menjelaskan, apa yang dilakukan oleh pemerintah harus bisa dipertanggungjawabkan. Transparansi dalam pemerintah dapat membuktikan servis pemerintah dan bagaimana pemerintah berfokus pada pemenuhan hak warga.

Transparansi tidak cuma dilakukan dengan memiliki akun media sosial, baik itu facebook, twitter, instagram atau youtube. Akan tetapi juga mengoptimalkan kinerja pemerintah sekaligus menarik aspirasi masyarakat Bandung.

Jessica menyebut apa yang dilakukan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil saat melakukan kunjungan kerja ke Inggris tahun 2015 sebagai upaya transparansi publik. Ketika itu, Ridwan Kamil menuliskan agenda kunjungan di media sosial, sehingga masyarakat bisa mengetahui apa saja urusannya.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.