Bencana alam longsor di Sirau, Purbalingga.
Pawarta Pilihan

Cerita Longsor Sirau yang Menerjang Tanpa Permisi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Tak ada warga Dusun Kawangwuni, Desa Sirau, Kecamatan Karangmoncol yang menyangka longsoran tanah akan mengubah hidup mereka. Terlebih lagi dalam benak keluarga Sugiyanto dan Teguh.

Pria berumur 45 tahun itu kehilangan rumah akibat diterjang tanah dari lahan milik Perhutani, Minggu malam, 19 Februari 2017. Satu-satunya peringatan yang diterima penyadap getah pinus itu adalah cerita dari tetangganya tentang tanah di atas rumahnya yang mulai bergerak.

“Begitu diberitahu dan seperti terdengar suara gemuruh, saya langsung pergi dengan mengajak istri dan anak. Hanya selang dua menit, rumah saya langsung tersambar tanah longsor itu. Jika terlambat sedikit, mungkin nasib kami sudah lain ceritanya,” kata Sugiyanto.

Rumah Sugiyanto ada di dekat sungai dan berada di bagian bawah tebing. Tidak jauh dari dua rumah itu juga ada kandang ayam milik Darsono. “Saya sempat melihat pohon-pohon yang masih utuh dan menjulang tinggi bergerak menyapu rumah kami,” kata dia.

Baca : Warga Sirau Harus Tetap Waspada Longsor Susulan

Kini, Sugiyanto dan keluarganya cuma bisa melihat besi cor yang tinggal kerangkanya saja. Sungai pun sudah tertutup tanah. Keluarga Sugiyanto pun pasrah dan memilih mengungsi di rumah kerabatnya di Desa Danasari, Kecamatan Karangjambu.

Sementara Teguh punya cerita senada. Begitu mendengar cerita tanah bergerak, Teguh langsung menyelamatkan diri ke wilayah Desa Danasari yang lokasinya lebih tinggi. “Saya tak sempat membawa barang-barang di rumah. Semuanya lenyap begitu saja, ada emas, uang tunai dan sepeda motor,” kata dia.

Bencana tanah longsor memang tak menelan korban jiwa di Desa Sirau. Namun, dua rumah dan sebuah kandang ayam milik Darsono, 45 tahun, luluh lantak tak bersisa. Kini, jalur Kecamatan Karangjambu ke Kecamatan Karangmoncol pun putus total.

BANGKIT WISMO

One thought on “Cerita Longsor Sirau yang Menerjang Tanpa Permisi”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.