Pawarta

Bila Penyandang Difabel Belajar Sulam dan Rajut

BRALING.COM, PURBALINGGA – Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Purbalingga mengajak para penyandang difabel untuk belajar menyulam dan keset. Program ini digelar dengan fasilitasi Yayasan Pilar Purbalingga.

“Keset buatan para penyandang difabel ini ternyata bentuknya unik. Ada yg berbentuk apel, bebek, ayam, dan lainnya. Ternyata mereka sangat kreatif,” kata Ketua Yayasan Pilar Purbalingga, Sri Wahyuni, Jumat 24 Maret 2017.

Pelatihan ini dilakasanakn di Sekretariat PPDI Purbalingga yang berlokasi di Jalan S Parman 5 Purbalingga. Sri Wahyuni bilang, pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian penyandang difabel.

Pelatihan didampingi oleh perajin kerajinan rajut dari Purbalingga, Desi Wulandari. “Mereka rata-rata cerdas, mudah memahami semua yang diajarkan. Jadi mereka sudah bisa membuat tanpa harus saya pandu,” papar Desi.

Rencananya, karya hasil pelatihan akan dipamerkan saay silaturahmi penyandang difabel se-Purbalingga dengan Bupati Tasdi di pendopo Dipokusumo, 11 April 2017 mendatang.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.