Pawarta Pilihan

Aksi Solidaritas “Purbalingga Perwira” Tak Bertemu Bupati

BRALING.COM, PURBALINGGA – Sejumlah warga yang menamakan diri Gerakan Purbalingga Perwira (Gempar) menggelar unjuk rasa terhadap Bupati Purbalingga atas kebijakan slogan Purbalingga Sehati.

Aksi massa ini digelar di lapangan parkir Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Sabtu 22 Juli 2017. Warga yang berjumlah lebih dari 50 orang itu berasal dari bermacam elemen masyarakat dari berbagai kecamatan di Purbalingga.

Mereka mengenakan kaus bertuliskan “Save Purbalingga Perwira” dengan berbagai tema. Mereka menggelar orasi dan berencana melakukan long march ke Pendapa Dipokusumo Kabupaten Purbalingga, untuk menemui Bupati Tasdi.

“Kami ingin menyampaikan kepada Bupati, slogan Purbalingga Perwira tidak boleh diganti. Purbalingga tetap Perwira,” kata Akbar Taufik, salah satu peserta aksi kepada wartawan.

Menurut Akbar, sehari setelah Bupati menetapkan perubahan slogan dari ”Purbalingga Perwira” menjadi ”Purbalingga Sehati”, sebagian masyarakat yang menolak perubahan itu langsung berkonsolidasi melalui media sosial.

Baca : Hore! Purbalingga Tetap Kota Perwira

Namun, pada Kamis 20 Juli 2017 kemarin,  Bupati Purbalingga telah mengeluarkan aturan untuk mengukuhkan slogan ”Purbalingga Perwira”. Meski demikian, mereka tetap menggelar demonstrasi.

“Tujuan awalnya sebenarnya kami menuntut agar slogan dikembalikan ke Perwira. Namun bupati telah meralat slogan lebih dulu. Sehingga aksi tetap berjalan namun lebih mengarah pada solidaritas untuk mendukung pengukuhan Purbalingga Perwira,” katanya.

“Kami juga meminta bukti transparansi anggaran yang berkaitan dengan sosialisasi seperti stiker dan lainnya, serta kegiatan launching,” kata Koordiantor Aksi, Heri Wawang.

purbalingga-perwira-bukan-purbalingga-sehati

Akan tetapi, warga akhirnya batal menuju Pendapa Dipakusuma. Sebabnya, perwakilan Pemkab Purbalingga mendatangi mereka dan berdialog dengan massa pendemo.

Baca : Makna Dibalik Polemik Purbalingga Sehati

Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Purbalingga, Imam Wahyudi meminta massa tak perlu mendatangi pendapa. Sebab, di pendapa ada silaturahmi Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGKTI) Cabang Purbalingga.

“Tidak perlu ke kabupaten, kami akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan para pendemo,” katanya.

Imam juga menambahkan sudah ada Perbup nomor 69 tahun 2017 tentang slogan “Purbalingga Perwira” serta Perbup nomor 68 tahun 2017 yang menyebut slogan “Purbalingga Sehati” sebagai slogan khusus Aparat Sipil Negara (ASN).

“Itu kan sama saja seperti Pramuka, punya yel-yel untuk menyemangati kinerja,” jelasnya.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.