deklarasi-anti-kekerasan-anak-purbalingga
Pawarta

Jangan Lagi Ada Kekerasan terhadap Anak di Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, Atiqoh Ganjar Pranowo meminta jangan ada lagi kekerasan terhadap anak.

Atiqoh juga berpesan supaya orang tua dan anak lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial. “Ini juga harus diedukasi kepada teman-teman forum anak agar tidak bijaksana bersosial media dan tidak justru melakukan kekerasan, bullying, dan intimidasi di media sosial,” katanya.

Istri Ganjar Pranowo mengatakan hal itu saat Deklarasi Antikekerasan terhadap Anak melalui Wisata Pendidikan Keluarga, Ibu dan Anak. Deklarasi diikuti 3.361 ibu dan anak, dilanjutkan dengan wisata keluarga di Sanggaluri Park, Selasa 25 Juli 2017.

Bupati Purbalingga Tasdi menyebutkan agend adeklarasi anti kekerasan terhadap anak juga menjadi bagian dari proses evaluasi sejauh mana pemerintah daerah bersama masyarakat dalam melaksanakan perlindungan terhadap anak.

Bupati Tasdi berharap, deklarasi anti kekerasan terhadap anak tersebut bisa direspon oleh instansi terkait dengan melahirkan kebijakan-kebijakan yang ramah pada anak-anak.

“Intinya kita berkomitmen mewujudkan Purbalingga sebagai kabupaten layak anak. Kita akan penuhi secara bertahap mulai dari sarana prasarananya, manajemennya, dan terus membangun political will seluruh komponen yang terlibat,” ucapnya.

Bunda PAUD Purbalingga Erny Widyawati Tasdi menambahkan, agenda itu menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional. Kegiatan itu juga masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori Deklarasi Anti Kekerasan terhadap Anak dan Wisata Keluarga Ibu dan Anak terbanyak sejumlah 3.361 peserta.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.