Pawarta

Bencana Melanda Banjarnegara, Pohon Beringin Alun-alun pun Roboh

BRALING.COM, BANJARNEGARA – Hujan deras yang disertai angin kencang memporak-porandakan Kabupaten Banjarnegara, Rabu 8 November 2017. Bahkan pohon beringin di Alun-alun pun tumbang.

Hujan disertai angin kencang di Kota Dawet Ayu sejatinya mulai terjadi sekitar pukul 12.30. Nah, kejadian di Alun-alun Banjarnegara terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Padahal saat itu, di alun-alun sedang ada lomba bola volley dalam rangka HUT PGRI Banjarnegara.

“Yang tumbang itu pohon beringin tua di alun-alun. Tumbang menimpa orang-orang yang sedang berteduh,” kata Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana seperti dikutip dari Tribunnews.com.

“Angin dan hujan yang turun, datangnya sangat tiba-tiba. Tiba-tiba saja cuaca yang tadinya cerah, berubah menjadi gelap karena mendung dan langsung disertai hujan deras dan angin kencang,” jelas Muchlas, warga yang menyaksikan kejadian itu ke Republika.co.id.

Dari data BPBD Jateng, ada satu korban meninggal dunia di lokasi dan tiga korban luka berat. “Yang luka berat langsung kami bawa ke RSUD setempat. Kebanyakan luka patah kaki,” imbuhnya.

Sementara dari pendataan terbaru di Polres Purbalingga, Kapolres Banjarnegara, AKBP Nona Pricilia menyebutkan satu orang meninggal dunia, enam luka berat. “Lima orang luka berat masih di RSUD, satu orang sudah diperbolehkan pulang,” ujar AKPB Nona Pricilia.

Mereka yang tertimpa pohon tersebut, diperkirakan merupakan warga yang sedang menyaksikan pertandingan volley. Mereka terjepit batang pohon beringin Alun-alun.

Pohon beringin tersebut, memiliki diameter sangat besar karena sudah berusia puluhan tahun. Pohon yang diperkirakan memiliki diameter lebih dari enam meter ini, tumbang di bagian pangkal pohonnya.

Baca: Purbalingga Tak Lagi Punya Beringin Kembar Di Alun-Alun

Ketika awal hujan dan angin kencang, penonton dan pemain yang sedang berlomba langsung mencari tempat untuk berteduh. Beberapa orang yang lain berteduh di bawah pohon beringin.

“Saat beberapa orang berteduh di bawah pohon beringin itu, tiba-tiba angin bertiup sangat kencang dan merobohkan pohon beringinnya. Tenda untuk tempat duduk panitia lomba dan peralalatan sound system, juga ikut terbang terbawa angin,” jelas Mukhlis mengenai kronologi kejadian.

Hujan dan angin kencang itupun tidak hanya merobohkan pohon beringin akan tetapi juga merobohkan sejumlah pohon di sekitar Alun-alun serta merusak sejumlah fasilitas di kawasan kota.

Kejadian di Alun-alun Banjarnegara ini langsung jadi perhatian warganet di Banyumas Raya. Di media sosial dan grup-grup bertebaran foto-foto kejadian di Alun-alun Banjarnegara. Bahkan warganet menyerukan Pray for Banjarnegara sebagai bentuk simpatinya.

Beberapa waktu yang lalu, pohon beringin di Alun-alun Purbalingga juga tumbang saat hujan di sertai angin kencang. Namun di Purbalingga tidak ada korban jiwa saat insiden itu terjadi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.